Open post

Destika, Samakan Persepsi Membangun Desa

PEMALANG (PuskAPIK) – “Festival Desa Teknologi Informatika dan Komunikasi (DesTika) adalah sebuah festival yang menghadirkan desa-desa, yang telah mulai melek teknologi informasi dan komunikasi dan terus aktif mengembangkan diri dan memajukan desanya dengan memanfaatkan Teknologi Informatika dan Komunikasi.”

Kalimat tersebut diatas adalah penggalan kata-kata yang disampaikan bupati Pemalang, H. Junaedi saat menggelar pers converention, Senin (20/11).

Bertempat di ruang Dinas Kominfo kabupaten Pemalang, acara digelar sekitar pukul 10.00 wib dihadiri bupati Pemalang didampingi kepala Bappeda kabupaten Pemalang,Sudaryoni CES, kepala dinas Kominfo kabupaten Pemalang Nugroho juga beberapa awak media baik cetak, televisi, radio maupun online.

Ditambahkan bupati, bahwa Festival Desa TIKa berguna menyamakan persepsi tentang membangun desa. Program desa membangun merupakan program pemerintah yang masuk Nawa cita Presiden Jokowi, Sesuai amanat undang-undang desa Pasal 86 Menerangkan TIK berperan dalam membangun Festival ini, menurut rencana akan diikuti dari perwakilan dari desa-desa. dan Dinas Komunikasi dan Informatika seluruh Indonesia Mereka akan berkumpul dan akan saling berbagi ilmu tentang pemanfaatan teknologi.

Pada tahun 2017 ini, Kabupaten Pemalang Menjadi tuan rumah Festival ke 5 (Lima), yang pertama di Banyumas, Jawa Tengah tahun 2013, kedua di Jawa Barat tahun 2014, selanjutnya yang ketiga, di Belitung Timur, Bangka Belitung tahun 2015, kemudian yang ke empat di Jayapura, Papua tahun 2017.

Penyelenggaraan festival di Kabupaten Pemalang akan di pusatkan di Desa Pulosari, Kecamatan di Pulosari, mulai hari Selasa (21/11) hingga Kamis, Kegiatan tersebut akan dibarengkan dengan kegiatan tahunan yang ada di Kabupaten Pemalang, yakni Festival wong gunung.

Secara umum tujuan festival DesTIKa Kabupaten Pemalang tahun 2017, antara lain untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai regulasi terbaru dan pengembangan TIK di Pemerintah Daerah dan Pedesaan. Selain itu, festival tersebut juga dimaksudkan untuk menggerakan partisipasi komunitas desa
dengan memperdayakan potensi desa pemanfaatan secara Cerdas, dan Produktif.

Dengan mengusung tema “Dihamparan Bumi Pemalang Pusere Jawa, Desa Bersuara untuk Indonesia” di harapkan dapat menjadi penunjang bagi pertumbuhan ekonomi pariwisata dan dunia usaha di pedesaan sebagai wujud pembangunan di Wilayah Kabupaten Pemalang.

Diperoleh informasi bahwa agenda Kegiatan Festival DesTIKa 2017, yang telah direncanakan meliputi, Dialog Interaktif dengan Narasumber, Gubemur Jawa Tengah, Dirjen Aptika-Kemkominfo, Kapusdatin PDTI, Dir Pli Kemkominfo, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Sekda Kabupaten Pemalang serta budayawan Sujiwo Tejo, Penanaman pohon aren oleh Habib Lutfi, dan masih banyak lagi acara yang akan ditampilkan.

Pembukaan Festival tersebut, menurut rencana akan dilaksanakan di obyek wisata Turangga Seta, Dusun Karangpoh, Desa Pulosan, Kecamatan Pulosari, Kabupayen Pemalang dan akan dihadiri Menteri Kominfo Rl, Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi. Menteri Pariwisata, Gubernur Jawa Tengah dan sejumlah pejabat dari pusat maupun dan Provinsi Jawa Tengah (hp)

 

 

Scroll to top