Wali Murid Kecewa, SD di Tegal Tutup Pendaftaran karena Kuota Penuh

FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

PUSKAPIK.COM, Tegal – Orang tua calon siswa SD Mangkukusuman (MKK) 1 Kota Tegal merasa kecewa terhadap panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah itu. Pasalnya, saat mendaftarkan anaknya, mendapatkan penolakan dari oknum yang diduga salah satu guru padahal masa pendaftaran siswa baru belum ditutup.

Budiyanto (40), warga Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur, menuturkan dirinya hari Sabtu, 20 Juni 2020 lalu, sekitar pukul 10.00 WIB datang ke SD Mangkukusuman (MKK) 1 untuk mendaftarkan anaknya. Namun, saat itu dirinya mendapati tidak ada meja pendaftaran siswa dan sejumlah ruangan tutup.

“Saat itu kondisi sekolah sepi. Saya konfirmasikan kepada pihak terkait dan mendapatkan jawaban kalau kemungkinan karena hari Sabtu jadi pendaftaran sudah tutup,”katanya.

Kemudian, kata Budi, Senin 22 Juni 2020 sekitar pukul 08.30 WIB dirinya kembali mendatangi sekolah itu. Dirinya kemudian ditemui salah satu orang yang katanya Panitia PPDB.

“Saya menyampaikan kalau mau mendaftarkan anak. Namun, dijawab katanya pendaftaran sudah tutup dengan alasan kuota sudah penuh,”ujarnya.

Budi mengatakan, saat itu terjadi silang pendapat antara dirinya dengan orang itu. Sebab, menurutnya sesuai Peraturan Walikota (Perwal) yang ada meski kuota sudah penuh, maka sekolah tidak boleh menolak siapapun yang mendaftar. Apalagi masa pendaftaran belum ditutup.

“Saat itu, disampaikan sesuai kebijakan Kepala Sekolah, pendaftaran ditolak karena kuota sudah penuh,”tandasnya.

Akhirnya, kata Budi, lantaran kecewa dirinya kemudian mendaftarkan anaknya ke sekolah lain. Meski begitu, dirinya menyayangkan tindakan sekolah.

“Walaupun sudah penuh, seharusnya sekolah harus menerima pendaftaran. Toh, masa pendaftaran belum ditutup. Selain itu, kalau memang kuota penuh tinggal lihat yang memenuhi persyaratan di akhir masa pendaftaran,” ujarnya.

Budi menambahkan, dirinya siap dikonfrontir dengan orang yang mengatakan itu.

Kepala SD MKK 1 Kota Tegal, Arif Santoso, mengatakan pendaftaran di sekolahnya belum ditutup. Sesuai perwal yang ada pendaftaran baru ditutup pada Rabu 24 Juni 2020, pukul 12.00 WIB.

“Memang sejak dua hari pertama kuota kita 56 siswa sudah penuh. Namun, kita belum menutup pendaftaran,”ujarnya.

Sesuai aturan yang ada, kata Arif, pihak sekolah membuka jalur zonasi, afirmasi dan kepindahan orang tua. Namun, karena memang kuota penuh, orang tua calon siswa yang akan mendaftar disarankan untuk mendaftarkan diri ke sekolah lain.

“Kalau orang tua bersikeras mendaftarkan anaknya ke kami akan diterima pendaftarannya. Tinggal nanti lihat jurnalnya masuk atau tidak,”tandasnya.

Arif menegaskan tidak ada penutupan pendaftaran sebelum berakhir masanya. “Jadi tidak benar pendaftaran sudah ditutup,”pungkasnya.

Kontributor : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

Tinggalkan Balasan