Kapolda dan Pangdam Beri Bantuan Korban Banjir Rob di Kota Pekalongan
- calendar_month Kam, 4 Jun 2020

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi memberikan bantuan berupa 50 buah tikar dan 10 boks makanan ringan kepada pengungsi di Musala Al-Aqso, Rusunawa Slamaran, Kelurahan Kecamatan, Pekalongan Utara, Kamis, 4 Juni 2020. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi menyambangi korban terdampak banjir rob di Kota Pekalongan, Kamis (4/6/2020). Keduanya memberikan bantuan sosial berupa 50 buah tikar dan 10 boks makanan ringan dan yang dibagikan kepada para pengungsi di Musala Al-Aqso, Rusunawa Slamaran, Kelurahan Kecamatan Pekalongan Utara.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan sosial tersebut Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz, Wakil Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, Ketua DPRD Kota Pekalongan Balgies Diab, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Adrian Suez, dan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto.
Kapolda mengatakan bahwa Polri dan TNI ingin meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir rob di Kota Pekalongan. Selain itu, Kapolda Luthfi dan Pangdam Effendi juga menyempatkan meninjau langsung pelaksanaan dapur lapangan Brimob Batalyon B Pelopor Polda Jawa Tengah yang dipusatkan di Stadion Hoegeng Kota Pekalongan untuk membantu menyediakan makanan bagi warga terdampak banjir rob Kota Pekalongan.
“Kami Polda Jateng bersama jajaran Pangdam IV Diponegoro melakukan kegiatan sosial dalam rangka meringankan masyarakat kita yang terdampak adanya banjir rob yang dipusatkan hari ini di Slamaran, Kecamatan Pekalongan Utara,” tutur Irjen Ahmad Luthfi.
Menurut Kapolda, dalam pelaksanaan Dapur Lapangan yang diinisiasi oleh Polri, sebanyak 1.000 porsi makanan setiap hari dibagikan kepada warga terdampak banjir rob secara gratis. Pihaknya berharap agar banjir rob di Kota Pekalongan segera surut dan para pengungsi bisa kembali ke rumahnya masing-masing.
- Penulis: puskapik