Satu Warga Pemalang Positif Corona, Isolasi Mandiri di Rumah

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Pemalang Tetuko Raharjo konferensi pers di Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu, 30 Mei 2020. FOTO/PUSKAPIK/DEDI MUHSONI
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Jumlah warga Kabupaten Pemalang yang positif terinfeksi virus corona kembali bertambah satu orang. Warga tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Pemalang Tetuko Raharjo mengungkapkan satu warga positif corona tersebut adalah warga Kecamatan Comal berinisial T, seorang laki-laki berusia 61 tahun. Hasil positif diketahui setelah dia menjalani tes swab ulang.

“Untuk satu orang yang positif corona sementara menjalani isolasi mandiri di rumah,” kata Tetuko dalam konferensi pers di Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu, 30 Mei 2020. Dia didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Mardiyanto dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pemalang Wahadi.

Meski ada satu tambahan kasus positif corona, hari ini juga ada satu pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh. Pasien itu warga Comal, berinisial D berusia 69 tahun. “Satu orang yang sembuh telah dikembalikan kepada keluarganya untuk menjalani pemulihan,” katanya.

Berdasarkan data di laman www.infocorona.pemalangkab.go.id, total positif corona saat ini mencapai 29 orang. Rinciannya 3 orang masih dirawat, 25 orang dinyatakan sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.

Pada bagian lain, Tetuko mengklaim bahwa aturan jam malam yang mulai diberlakukan sejak tiga hari lalu berjalan efektif. Toko dan pusat perbelanjaan taat tutup sebelum pukul 21.00 WIB, termasuk aktivitas warga juga berhenti sebelum waktu yang ditetapkan. Itu artinya hampir seluruh warga menaati aturan demi memutus mata rantai Covid-19.

“Semua aktivitas toserba, mal, swalayan dan minimarket telah menaati aturan jam malam, tetapi menurut pemantauan masih ada aktifitas warga di pinggiran masih terjadi,” katanya.

Tetuko menegaskan bahwa Pemalang akan memasuki kehidupan baru atau new normal. Di masa itu masyarakat akan kembali ke kehidupan seperti biasanya, tapi tetap harus mematuhi aturan pemerintah, phyisical distancing dan tidak berkerumun.

Penulis: Dedi Muhsoni
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan