Warga Pekuncen Pekalongan, Pasang Banner Ganti Lurah

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Kinerja kepala kelurahan dinilai tidak baik, warga Pekuncen Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, memasang poster besar di pintu masuk kelurahan. Dua banner itu dipasang di sisi kanan dan kiri bertuliskan ‘Kinerja Gak Becus Ganti Lurah 2020’.

Pemasangan poster ini dilakukan sejumlah warga, saat sedang ada rapat RT-RW bersama LPMK serta tokoh masyarakat di kantor kelurahan, Senin siang 18 Mei 2020. Rapat dipimpin langsung Lurah Pekuncen Edi Susmono, mengenai pembagian sembako dampak Covid-19, padat karya dan keadaan lingkungan .

Pemasangan tulisan ini sempat menjadi tontonan warga juga orang yang melintas di jalur Pantura. Namun spanduk tersebut saat ini sudah dicopot tidak diketahi siapa yang melakukan .

Ketua LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan ), Jasno, menyebutkan, pihaknya beberapa kali menerima aduan dari warga mengenai kinerja kepala kelurahan yang dinilai tidak bisa memimpin dengan baik.

“Kami beberapa kali menerima pengaduan dari warga dan sudah kita sampaikan juga mengenai hal tersebut kepada Bupati Pekalongan Asip Kholbihi. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan mengenai hasilnya. Warga yang sudah jenuh dan jengkel kemudian melakukan aksi pasang poster tersebut,” jelas Jasno.

Maenurut Jasno, warga sudah mengirimkan surat mosi tidak percaya untuk kepala kelurahan. Surat ditandatangani perwakilan warga, ketua RT RW, tokoh muda, tokoh masyarakat juga tokoh agama.

“Surat untuk pak bupati sudah disampaikan dua kali dan terakhir seminggu lalu. Saat itu bupati menjanjikan segera ada keputusan. Namun sampai sekarang belum ada kejelasana sehingga warga tidak sabat lagi,” ujar Jasno.

Permasalahan di kelurahan Pekuncen sudah lama terjadi dan beberapa kali telah dilakukan upaya komunikasi namun tidak berhasil. “Masalah yang dilaporkan seperti tidak ada transparansi anggaran kelurahan,. Posko Covid tidak transparan anggarannya. Pembagian BST dan sembako juga tidak berjalan baik. Selain itu warga tidak terlayani dengan baik soal adminisrasi juga beberapa lainnya,” terang Jasno.

Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan, Ali Reza, ketika dihubungi menyebutkan, pihaknya segera melakukan evaluasi mengenai aduan warga tersebut . “Kami sudah menerima pengaduan warga dan saat ini sedang diproses , namun belum ada keputusan karena masih harus meminta mengumpulkan sejumlah keterangan,“ katanya .

Menurut Ali, Kepala Kelurahan Pekuncen Edi Susmono, adalah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sehingga harus ada proses tersediri.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat menemui perwakilan warga, beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa masalah di kelurahan Pekuncen sedang diproses. “Kami sudah menerima surat dan pengaduan dari perwakilan warga, saat ini prosesnya masih berlangsung,“ ujar Asip Kholbihi.

Sementara itu, sampai berita ini diunggah, belum ada keterangan yang diperoleh dari Lurah Pekuncen Edi Susmono.

Kontributor : Suryo Sukarno
Editor : Amin Nurrokhman

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan