Dilarikan ke Rumah Sakit, Didi Kempot dalam Keadaan Henti Jantung

Penyanyi campursari, Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5/2020) pukul 07.45 WIB. FOTO/INSTAGRAM

PUSKAPIK.COM, Solo – Penyanyi campursari, Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5/2020) pukul 07.45 WIB. Pelantun tembang Cidro ini dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan henti jantung dan tidak sadarkan diri.

“Jam 07.20 WIB datang ke IGD, kondisinya sudah henti jantung,” kata Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo, Divan Fernandez seperti dinukil dari SINDOnews, Selasa (5/5/2020).

Menurutnya, tim medis telah melakukan pertolongan semaksimal mungkin, tapi akhirnya Tuhan berkehendak lain. Didi Kempot dinyatakan meninggal dunia pukul 07.45 WIB. Usinya 53 tahun.

Hingga saat ini jenazah Didi Kempot masih berada di RS Kasih Ibu Solo dan sedang dilakukan pemulasaraan. Belum ada penjelasan pasti kapan almarhum akan diberangkat ke rumah duka. Namun mobil jenazah sudah terlihat bersiap di dekat kamar jenazah.

Meninggalnya penyanyi bernama asli Dionisius Prasetyo itu cukup mengejutkan dunia musik Indonesia, terutama penggemarnya yang akrab disapa Sobat Ambyar.

Kebesaran nama Didi Kempot tidak datang begitu saja. Jalan berliku dilaluinya untuk mencapai titik saat ini. Seperti apa profil sosok penyanyi yang dilabeli dengan gelar Bapak Patah Hati Nasional ini?

Didi Kempot lahir di Surakarta (Solo), 31 Desember 1966. Ia memulai kariernya sejak 1989. Sempat lama vakum di dunia permusikan Tanah Air, pada 2019, namanya kembali populer di kalangan generasi muda dan dijuluki sebagai God Father of Broken Heart.

Tahun 2019 bisa dikatakan tahunnya Didi Kempot. Di tahun tersebut namanya kembali naik daun, setelah sebelumnya jarang terdengar di media. Kerennya, meskipun sudah tak muda lagi, penyanyi campursari ini tetap disukai oleh para generasi muda.

Didi untuk kali pertama menjalin kerja sama dengan produser musik pada 1989. Lagu pertamanya yang dirilis adalah Cidro yang mengisahkan tentang patah hati.

Selama ini, lagu-lagu Didi Kempot memang kebanyakan tentang patah hati. Meski ada beberapa judulnya terkait nama tempat, seperti Stasiun Balapan, tapi tetap saja lirik lagunya mengisahkan kesedihan.

Penulis: Faisal M
Editor: Faisal M

Tinggalkan Balasan