Lagi, Satu Pasien PDP Corona di Pemalang Meninggal

0
ILUSTRASI/PUSKAPIK/CANDRA SUCIAWAN

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kabar duka kembali disampaikan Bupati Pemalang, Dr H Junaedi SH MM. Seorang warga Pemalang yang di rawat di Rumah Sakit Islam, Pemalang, berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkait virus corona (Covid-19), meninggal dunia.

Pasien yang berjenis kelamin laki-laki dan berumur 79 tahun ini adalah warga Desa Pedurungan Kecamatan Taman meninggal. Pasien menghemnbuskan nafas terakhir sekitar pukul 17.00 WIB dan akan dimakamkan malam ini oleh Satgas Covid-19 Pemalang menggunakan protokol kesehatan dan protap yang sudah ditetapkan.

“Innaillahi wa innaillahi rojiun, malam ini perlu kami sampaikan kabar duka bahwa salah satu warga kita (Pemalang) berstatus PDP telah meninggal. Proses pemakaman sedang dipersiapkan malam ini,” ungkap bupati saat menggelar konfrensi pers di Posko Gugus Tugas Covid-19 Pemalang, Jumat malam, 17 April 2020.

Bupati menyatakan, salah satu warganya yang meninggal tersebut belum dinyatakan positif Covid-19. “Hasil uji lab swab dari otoritas yang berwenang belum muncul dan belum dinyatakan bahwa pasien positif Covid-19,” imbuhnya.

Bupati menghimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan dalam menyikapi kabar duka ini. Ia meminta warga mengikuti protokel kesehatan yang sudah ditetapkan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Hal ini penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pemalang.

Meniggalnya satu pasien PDP menambah daftar pasien PDP terkait Covid-19 di Kabupaten Pemalang yang meninggal dunia. Sebelumnya, dua pasien berstatus PDP juga diinformasikan telah meninggal dunia. Kasus PDP yang meninggal di Pemalang saat ini berjumlah tiga orang.

Sebelumnya, dua warga Desa Sidorejo Kecamatan Comal, Pemalang, yang sebelumnya berstatus positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh. Kepastian kesembuhan pasien berjenis laki-laki dan perempuan ini setelah dilakuka n uji swab ulang dan memastikan hasilnya negatif Covid-19. Kedua pasien sudah dipulangkan ke rumah masing-masing dan menjalankan kehidupan sehari-harinya kembali normal.

Penulis : Dedi Muhsoni
Editor : Heru Kundhimiarso

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini