Darurat Covid-19, Begini Skema Pembayaran Perumda Tirta Mulia Pemalang

0
Ketua 3 Tim Covid-19, Perumda Air Minum Tirta Mulya Pemalang, Heru Condro Susilo.FOTO/PUSKAPIK/ERVIN AFRIWINANDA

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum, Tirta Mulya, Kabupaten Pemalang, selama tanggap Covid 19, akan menghitung penggunaan air pelanggan berdasarkan rata-rata penggunaan pada tiga bulan terakhir. Skema ini dilakukan untuk menghindari kontak langsung petugas dengan pelanggan.

Secara detail penggunaan di tiga bulan terakhir yakni Januari-Febuari-Maret akan dihitung rata-rata pemakaian. Hasil perhitungan tersebut yang akan menjadikan dasar tagihan bulan ini.

Ketua 3 Tim Covid-19 Perumda Air Minum Tirta Mulya, Senin 6 April 2020, Heru Condro Susilo, mengatakan, kebijakan ini diambil terutama menghindari hubungan langsung antara pelanggan dan petugas dan meringankan beban pelanggan. “Karena pada situasi tanggap Covid 19 saat ini beban penggunaan air diprediksi akan meningkat seiring intensitas aktivitas di rumah dan bertambahnya jumlah anggota keluarga di rumah karena sebagian besar warga perantau pulang,” ungkapnya.

Heru juga mengatakan, saat ini upaya perusahaannya dalam pencegahan Covid-19 sudah berjalan sesuai dengan arahan Pemkab. Mulai dari menghindari kontak langsung dengan imbauan pembayaran melalui online, pengurangan jam kerja layanan loket, penambahan fasilitas kebersihan dan lain-lain.

Disinggung tentang stok kebutuhan air selama masa tanggap ini, Heru memastikan, aman. “Saat ini berdasarkan sumber air yang ada, stok untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Pemalang masih mencukupi, jadi tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Tetapi, Heru juga mengimbau masyarakat Pemalang terutama kelas menengah ke atas agar penggunan air disesuaikan dengan kebutuhan.”Imbauan untuk masyarakat, terutama yang kaya agar hemat, disesuaikan dengan kebutuhan, jangan digunakan untuk cuci mobil, atau mengisi kolam renang hal semacam itu sangat tidak disarankan,” pungkasnya.

Penulis : Baktiawan Candheki
Editor : Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini