Giatkan Patroli Malam, Aparat Batang Ingatkan Warga untuk Tidak Berkerumun

0
Tim gabungan yang terdiri dari Polres, Kodim dan Satpol PP Batang meningkatkan giat patroli malam dengan mendatangi sejumlah tempat kerumunan warga. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO

PUSKAPIK.COM, Batang – Tim gabungan yang terdiri dari Polres, Kodim dan Satpol PP Batang meningkatkan giat patroli malam dengan mendatangi sejumlah tempat kerumunan warga. Salah satunya kafe di Desa Lebo, Kecamatan Warungasem yang masih dipenuhi anak muda sedang nongkrong.

Petugas gabungan meminta semua pengunjung untuk membubarkan diri. Petugas juga memberikan imbauan sekaligus peringatan agar maklumat dari Kapolri untuk ditaati.

Kapolres Batang AKBP Abdul Waras yang memimpin langsung patroli menyampaikan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kembali meminta masyarakat memiliki kesadaran sendiri untuk mengurangi kegiatan di luar rumah.

“Kalau tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya masyarakat berdiam diri di rumah. Namun kalau ada yang mendesak misal membeli nasi atau kebutuhan pokok dipersilakan tapi secepatnya kembali ke rumah,” kata Kapolres.

Tindakan terukur dari Tim Gugus Tugas merupakan upaya untuk memutus mata rantai sebaran Covid-19 atau virus corona. Kapolres menambahkan, dengan adanya gerakan memutus rantai sebaran virus corona akan memudahkan petugas kesehatan melakukan perawatan atau mengobati pasien yang telah positif terpapar.

“Jadi kami berharap, tidak ada penambahan penularan lagi sehingga para medis tidak kewalahan,” katanya.

Tim Gugus Tugas berharap kesadaran masyarakat timbul dengan sendirinya sehingga tidak memerlukan tindakan atau ancaman hukum dari aparat, agar protokol kesehatan dapat berjalan sesuai dengan harapan.
“Karena ini adalah demi kepentingan bersama maka mari kita bahu-membahu membangun kesadaran mencegah penyebaranya,” kata Kapolres.

Di akhir patroli malam, Tim Gugus Tugas juga sempat meminta kepada tuan rumah hajatan pengantin di Desa Sijono, Kecamatan Warungasem untuk mentaati aturan dengan tidak menggelar acara yang mengundang kerumunan massa.

“Menggelar hajatan pengantin tetap diperbolehkan tapi hanya akad nikah yang dihadiri keluarga inti. Kalau resepsi dengan mengundang banyak orang, itu yang kita larang,” katanya.

Kontributor: Suryo Sukarno
Editor: Faisal M

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini