Warga Pemalang Mirip Pasien Suspect Corona Masih Dirawat di Tegal

0

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Pasien dengan gejala mirip pasien suspect corona, warga Desa Mangli, Kecamatan Randudongkal, Pemalang, hinggga kini masih menjalani observasi di Rumah Sakit Umum (RSU) Kardinah, Kota Tegal.

Direktur RSUD M Ashari, Pemalang, Sunardo Budi Santoso kepada Puskapik, Rabu (11/3/2020) mengatakan, pasien yang menderita flu mirip suspect corona hingga kini masih menjalani perawatan medis dan observasi di RS Kardinah Tegal.

“Dari informasi jajaran RSUD yang bertugas memonitor tidak langsung, hingga kini masih di RS Kardinah,” kata Sunardo.

RSUD Pemalang sebagai penanggungjawab awal penanganan pasien tersebut masih menunggu hasil analisis dan observasi laboratorium RSU Kardinah. Nantinya hasil tersebut akan disampaikan ke publik, apakah akan dipulangkan atau tetap menjalani perawatan.

“Sambil menunggu hasil lab litbankes, tim yang ditugasi terus memonitor dan meminta informasi kepada RSU Kardinah,” kata Sunardo.

Sebelumnya, A, warga Desa Mangli, Kecamatan Randudongkal, Pemalang, sempat menghebohkan warganet Pemalang, karena dicurigai mengalami gejala mirip pasien suspect corona. RSUD M Ashari Pemalang kemudian menggelar konferensi pers dan meluruskan simpang-siur berita yang ramai di media sosial.

Warga Desa Mangli itu menghebohkan warganet, karena mengalami gejala mirip pasien suspect corona seperti flu, sesak nafas dan demam. Apalagi A diketahui belum lama pulang dari Singapura, negara yang berisiko pendemik virus corona. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), pasien itu dirawat di ruang isolasi.

Karena RSUD M Ashari bukan rumah sakit yang ditunjuk menangani pasien Covid-19, maka kemudian A dirujuk ke RSU Kardinah Kota Tegal. Pemindahan pasien itu juga dilakukan sesuai SOP. Selain menggunakan mobil ambulan, petugas yang mengawal pasien juga mengenakan baju ADP (Alat Pelindung Diri) yang mirip astronot. Karena status A secara medis adalah pasien dalam pemantauan.

Penulis : Dedi Muhsoni
Editor : Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini