Terpeleset di Waduk Cacaban, Pelajar SMP Belum Ditemukan

0
Tim SAR gabungan BPBD, PMI, Polri dan TNI , Senin Pagi (24/02/2020) kembali melanjutkan operasi SAR pencarian jasad M Abi Juliansah (13) yang tenggelam di limpasan Waduk Cacaban, Minggu (23/02/2020).FOTO/PUSKAPIK/WIJ

SLAWI (PUSKAPIK) – Naas menimpa M Abi Juliansah (13), warga Desa Bogares Loe Rt 6 Rw 2, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Pelajar kelas 7 tersebut tenggelam saat mandi di bendungan Waduk Cacaban, Desa Cacaban Kabupaten Tegal, Minggu siang (23/02/2020). Upaya pencarian korban terus dilakukan sampai Senin pagi tadi (24/02/2020), namun belum membuahkan hasil.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Puskapik dari BPBD Kabupaten Tegal, kejadian berawal saat korban bersama dua orang temannya mandi di bendungan waduk Cacaban sekitar pukul 13.48 WIB. Diduga karena kurang hati-hati, korban terpeleset di area limpasan waduk.

Korban sempat terlihat dan meminta tolong temannya. Teman korban mencoba menolong namun tidak bisa menjangkau korban karena air limpasan cukup deras dan dalan. Korban pun akhirnya tenggelam terseret pusaran arus.

“Korban diduga terpeleset di area limpasan Waduk saat mandi bersama dua temannya,” terang Agung, salah satu Relawan BPBD Kabupaten Tegal

Sejumlah personil BPBD Kabupaten Tegal langsung meluncur ke lokasi setelah mendapat laporan kejadian tersebut.

Personil BPBD saat itu juga langsung melakukan penyisiran pada titik awal korban tenggelam sampai ke bendungan Dukuh Jati Kiduk. Namun upaya pencarian pada hari pertama Minggu sore (23/02/2020) belum membuahkan hasil.

Tim SAR Gabungan BPBD, PMI, Polri dan TNI, kembali melanjutkan operasi pencarian korban, Senin pagi (24/02/2020). Tim SAR akan memulai pencarian dari titik awal kejadian dengan menyisir aliran sungai Cacaban.

“Kemarin sudah dilakukan asesment dan penyisiran. Hari ini Operasi SAR pencarian korban dilanjutkan dengan jumlah personil lebih banyak,” imbuh Agung.(WIJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini