Awas! Musim Hujan Ikan Tawar Rentan Penyakit

Budidaya ikan tawar di Pemalang. FOTO/PUSKAPIK/DOK. DINAS PERIKANAN PEMALANG

PEMALANG(PUSKAPIK)- Musim hujan menjadi kendala pada budidaya ikan tawar. Air kolam yang tercampur dengan air hujan, membuat bakteri dan virus menyerang ikan. Daya tahan ikan yang turun, memicu serangan penyakit pada ikan.

Menurut Muali SPI, Analisis Budidaya Ikan, Dinas Perikanan Pemalang, budidaya ikan tawar banyak kendala pada musim hujan, rentan penyakit. “Suhu air yang naik turun, membuat ikan mudah terkena bakteri dan mempengaruhi pembenihan,” kata Muali, Jumat (14/04/2020).

Selain serangan penyakit pada ikan tawar, musim hujan juga mempengaruhi sumber makanan alami. Salah satu contohnya, pembenihan pada ikan lele. Musim hujan menjadikan sulitnya perkembangan cacing sutera, karena meluapnya air sungai.

Udang vaname salah satu jenis ikan tawar, di saat musim hujan juga terpangaruhi. Budidaya udang vaname kurang bagus, karena kadar garam yang dibutuhkan berkurang saat musim hujan. Menjadikan produksi udang tidak bagus kualitasnya, bahkan mengakibatkan kematian pada udang.

Muali juga mengakatan, kolam yang terkena banjir dan air campuran dari luar, bisa mengakibatkan penyakit, yang dipicu virus dan bakteri.

Menurut Muali, di musim hujan seperti ini, peternak ikan harus mengkondisikan air selalu normal, dan prima, dengan standar yang dibutuhkan. Agar ikan menjadi nyaman dan tidak mudah terkena bakteri. Selain itu, dengan cara memasangankan alat kincir dan blower, di setiap kolam untuk menjaga kadar oksigen pada air.

Perawatan tersebut menjaga kualitas pada ikan tawar, agar tidak mudah terkena penyakit dan tidak rawan kematian pada musim hujan. Antisipasi pencegehan penyakit juga dengan membuat tempat ikan yang nyaman, seperti media air yang harus dijaga. Selain itu, ikan diberikan obat herbal dan berbagai obat yang dibutuhkan, untuk mengurangi penyakit. (ADR)

Tinggalkan Balasan