Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Merawat Tradisi Masyarakat Krapyak, 3.000 Porsi Bubur Suro Dibagikan Gratis

  • calendar_month Sel, 30 Jul 2024
PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Sebagai upaya merawat dan melestarikan tradisi, masyarakat Krapyak bersama Pemerintah Kota Pekalongan kembali menghelat Festival Bubur Suro 2024 selama 3 hari, Sabtu-Senin, 26-28 Juli 2024. Pada tahun ini, gelaran tradisi menguri-uri makanan khas lokal tersebut yang sebelumnya digelar di Jalan Jlamprang kini berlangsung dengan suasana yang lebih meriah dan berbeda di Jalan Truntum, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.
Acara ini menyedot animo masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya terutama pada acara penutupan festival tersebut, dimana puncaknya dimeriahkan oleh arak-arakan kirab gunungan dan pembagian 3.000 porsi bubur suro gratis yang dibagikan ke pengunjung yang datang, Senin malam (29/7/2024). Selain itu, festival ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan menarik lainnya seperti pertunjukkan kesenian, hiburan musik keroncong, musik gamelan, musik hadroh, lomba menggambar, lomba peragaan busana, demo masak, hingga 36 stan UMKM makanan dan minuman.
Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid yang hadir menutup festival tersebut, mengungkapkan bahwa, Festival Bubur Suro ini merupakan event kebangkitan tradisi yang sudah lama ada di daerah Krapyak dalam rangka memperingati 10 Muharram (Asyuro) penanggalan Hijriyah. Acara tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun tali silaturahim dan mengembangkan potensi, kreativitas, dan budaya di daerah Krapyak. Festival ini sudah berlangsung sejak 2018.
“Festival Bubur Suro ini merupakan event keenam kalinya yang diadakan oleh masyarakat Krapyak bersama Pemkot Pekalongan. Meski pada saat pandemi Covid-19 sempat ditiadakan, Alhamdulillah tiap tahunnya ada progress pelaksanaan yang semakin baik dan meriah,”ucap Mas Aaf, sapaan akrabnya.
Bubur suro yang dibagikan pada warga secara gratis itu, kata dia, terbuat dari beras dengan ditambah berbagai bumbu, rempah, jinten, kacang hijau, santan, dan dihiasi dengan irisan mentimun, telur ayam, dan lainnya. Bubur suro dimasak oleh para ibu secara bergotong royong. Setelah bubur suro selesai dimasak selanjutnya diletakkan dalam wadah takir dari daun pisang yang dibentuk seperti mangkok.
Mas Aaf menilai, pada tahun ini, banyak sekali perkembangan dan kreativitas baru yang diciptakan masyarakat Krapyak setempat, dimana jumlah stan UMKM yang meramaikan juga semakin banyak dan selalu laris manis dagangannya selama acara berlangsung. Pemkot Pekalongan sangat mendukung event tahunan dalam Bulan Muharram ini. Pihaknya mengapresiasi semua panitia yang turut merawat potensi budaya dan tradisi masyarakat asli Krapyak ini.
“Terimakasih kepada segenap panitia dan warga Krapyak yang mau menjaga tradisi ini agar tetap eksis di tengah masyarakat. Semoga event Festival Bubur Suro tahun-tahun mendatang bisa semakin meriah, menarik minat pengunjung lebih banyak lagi,”pungkasnya. **
Penulis : ryo_red
Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gila! Gadis 13 Tahun Digilir Ayah dan Kakak Kandung

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2020
    • 2Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Ayah dan anak kandung, AW (50) dan AH (17) warga kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan ini tertunduk malu, saat dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Aula Polres Pekalongan Kota, Selasa 8 September 2020 siang. Keduanya diamankan petugas Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota pada 28 Agustus 2020, setelah dilaporkan oleh ibu […]

    Bagikan Ke Teman
  • HUT Bayangkara, Polres Pemalang Gelar Lomba Kampung Tangguh

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Memperingati HUT Bhayangkara ke 74, Polres Pemalang menggelar lomba Kampung Tangguh Nusantara Candi yang di ikuti 14 polsek yang ada di Kabupaten Pemalang. Polsek akan memilih 1 desa yang terbaik untuk diajukan ke Polres. Kampung tangguh candi adalah wilayah tingkat kelurahan/desa yang melakukan berbagai upaya dalam pencegahan Covid-19. Baik secara infrastruktur termasuk […]

    Bagikan Ke Teman
  • Bagi Takjil Jadi Agenda Rutin Remaja LDII Pemalang di Bulan Ramadan

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Remaja Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pemalang rutin membagikan takjil ke masyarakat di berbagai wilayah Kota Ikhlas. Kegiatan bagi-bagi takjil ini sudah dilakukan mereka sejak awal bulan suci Ramadan. Tempat pembagian takjil bergilir di masing-masing Pimpinan Anak Cabang (PAC). Takjil dibagikan ke setiap warga di jalanan saat menjelang waktu berbuka puasa. […]

    Bagikan Ke Teman
  • Di Tegal, Ada Sekolah Dibayar Pakai Sampah

    • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Tegal – Sekolah itu mahal, karenanya banyak anak putus sekolah karena orang tuanya tak kuat menanggumg biaya. Anggapan itu sudah melekat di masyarakat, meski pemerintah terus menggaungkan program sekolah gratis. Namun, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Buktinya, di Kota Tegal ada sekolah yang cukup membayar dengan sampah. Sekolah itu adalah Sekolah Alam Sakila Kerti. […]

    Bagikan Ke Teman
  • BNPB Imbau Pemda Siaga Hadapi Hujan Deras hingga Februari

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA (PUSKAPIK) – Seluruh pemerintah daerah (pemda) di Indonesia diminta terus siap siaga menghadapi setiap potensi bencana di wilayahnya. Curah hujan tinggi diprediksi akan berlangsung hingga Februari nanti. Hal ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo Doni di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/1/2019). “Presiden jelaskan kembali kepada kami untuk sampaikan pesan kepada […]

    Bagikan Ke Teman
  • Gelar Operasi Yustisi, Petugas di Tegal Dapati Pemuda Bawa 400 Butir Pil Heximer

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2020
    • 2Komentar

    PUSKAPIK.COM, Tegal – Tim Gabungan Satpol PP Kota Tegal, TNI dan Polri mengamankan seorang pemuda bersama dua teman wanitanya saat menggelar operasi yustisi di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Sumur Panggang, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Selasa siang, 6 Oktober 2020. Pasalnya, pemuda yang diketahui bernama Johan (20) warga Brebes, kedapatan membawa ratusan pil heximer. Kejadian […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less