Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Cegah Stunting, Dinperpa Ajak Ibu-Ibu Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Lahan Produktif

  • calendar_month Kam, 25 Jul 2024
PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Pemkot Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) setempat berupaya membantu pengentasan kasus stunting di Kota Pekalongan. Salah satu upayanya yakni membekali ibu-ibu untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah mereka agar bisa ditanami aneka jenis tanaman sayur dan buah-buahan. Sehingga, hasilnya nanti bisa mendukung pemberian tambahan asupan gizi bagi anak-anak mereka. Pelatihan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Hj Inggit Soraya, didampingi Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, berlangsung di Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Rabu (24/7/2024).
Inggit mendorong agar masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan atau lahan kosong di rumahnya supaya bisa ditanami aneka jenis tanaman sayur maupun buah, dimana nanti hasilnya bisa digunakan untuk pemenuhan gizi keluarga ataupun dijual kembali bisa meraup untung. Selain diberikan pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah, para ibu ini diajarkan membuat Pupuk Organik Cair (POC) yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan sisa limbah organik rumah tangga.
“Pelatihan ini juga terintegrasi dengan pemanfaatan limbah organik yang diolah menjadi pupuk organik cair. Dari pupuk ini bisa diberikan ke tanaman yang dibudidayakan di pekarangan rumah mereka. Sehingga, nanti hasil dari bercocok tanam ini untuk menekan angka stunting di wilayah Setono yang masih cukup tinggi. Dengan para ibu ini termotivasi menanam aneka jenis tanaman buah dan sayur harapannya mereka bisa memberikan pemenuhan asupan gizi yang cukup untuk anak-anaknya,”tuturnya.
Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, bahwa pelatihan ini terselenggara atas kerjasama Dinperpa dengan TP-PKK Kota Pekalongan untuk memberikan pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah yang diintegrasikan dengan pengolahan limbah menjadi pupuk organik cair. Lili menyebutkan, untuk peserta pelatihan merupakan ibu-ibu yang memiliki anak balita beresiko stunting dan ibu-ibu hamil di Kelurahan Setono sejumlah 40 orang.
“Diharapkan masyarakat disini bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya menjadi lahan yang produktif untuk budidaya tanaman pangan yang hasilnya nanti bisa digunakan untuk kebutuhan pangan rumah tangga maupun bisa dijual lagi,”kata Lili.
Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan bantuan bibit cabai cabe, terong dan tomat secara gratis. Harapannya, mereka bisa mempraktekkan ilmu yang didapatkan di pelatihan ini dengan sebaik mungkin.
“Kami mengharapkan para peserta mampu mengaplikasi ilmunya di rumah supaya bisa memanfaatkan lahan pekarangan dengan ditanami aneka jenis tanaman, membuat pupuk organik sendiri sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal untuk pemenuhan gizi maupun tambahan penghasilan bagi keluarganya,” terang Lili.
Lurab Setono, Hartini Wigatiningsih menyambut baik adanya pelatihan yang diberikan Dinperpa secara gratis kepada warganya ini. Harapannya, dengan diajarkan budidaya tanaman di pekarangan, dan membuat pupuk organik, serta diberi bibit gratis, mereka bisa mempraktekkan menanam di rumah agar mereka senantiasa mengonsumsi makanan yang sehat dan organik serta tentunya sangat terjangkau karena tinggal memetik dari lahan pekarangan rumahnya. Harapannya, ketika ibu-ibu ini mendapatkan pelatihan untuk menanam sayur dan buah-buahan, diajarkan membuat pupuknya, diberikan bantuan bibitnya juga bisa dipraktekkan di rumah.
Lanjut Hartini menambahkan, nantinya mereka dan keluarganya diharapkan bisa mengonsumsi makanan yang sehat, sehingga bagi ibu hamil bisa melahirkan anak yang sehat, sementara untuk ibu-ibu yang memiliki balita beresiko stunting bisa memberikan makanan tambahan yang sehat agar berat badan bayinya bisa bertambah dan terbebas dari stunting.
“Selain memberikan pelatihan ini, sejumlah upaya telah kami lakukan untuk menekan angka stunting di wilayah kami diantaranya bekerjasama dengan puskesmas setempat untuk rutin melakukan penimbangan bayi, memberikan penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil, pemberian makanan tambahan berupa camilan (snack) yang bergizi, pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri, dan sebagainya,”pungkasnya. **
Penulis : ryo_red
Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Verifikasi Faktual, Perindo Pemalang Yakin Lolos.

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2018
    • 0Komentar

    PEMALANG (PuskAPIK) – KPUD kabupaten Pemalang melaksanakan agenda verifikasi faktual keanggotaan partai di kabupaten Pemalang, Selasa (30/01). Tak terkecuali DPD Partai Perindo kabupaten Pemalang juga mendapat giliran pelaksanaan veifikasi. Ketua KPUD Pemalang Abdul Hakim besrta anggota dan panwas mendatangi kantor DPD Partai Perindo kabupaten Pemalang untuk melaksanakan verifikasi faktual keanggotaan partai Perindo. Tampak petugas verifikasi […]

    Bagikan Ke Teman
  • Bawa Sabu, Dua Pria Diamankan Polres Pekalongan Satu Diantaranya Residivis

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan berhasil mengamankan dua pria yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu. Mereka diamankan di Desa Pegandon, Kecamatan Karangdadap, Rabu (15/01/2025) malam. Kasat Narkoba Polres Pekalongan AKP Roby Novi Diawanto, S.H. mengatakan, penangkapan kedua tersangka bermula dari informasi warga yang menyebutkan ada praktek peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Karangdadap […]

    Bagikan Ke Teman
  • Pelaku Usaha Ancam Demo Jika OW Guci Tegal Tak Segera Dibuka

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • 17Komentar

    PUSKAPIK.COM, Slawi – Para pelaku usaha di Objek Wisata (OW) Guci, Kabupaten Tegal, mulai tak sabar dengan penutupan yang sudah berlangsung hampir 2 bulan. Mereka mengancam akan turun ke jalan dengan jumlah massa yang besar jika Guci tidak segera dibuka pada minggu depan. Sebelumnya, Senin siang, 16 Agustus 2021, puluhan pelaku usaha dari berbagai paguyuban […]

    Bagikan Ke Teman
  • Penyembelihan Hewan Kurban di Kota Pekalongan Wajib Patuhi Prokes Ketat

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Kota Pekalongan – Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah tinggal beberapa hari lagi. Di tengah pandemi COVID-19, penyembelihan hewan kurban dan pembagiannya harus mengikuti protokol kesehatan dengan ketat. Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan bahwa saat ini Jawa–Bali sedang melaksanakan PPKM Darurat yang berlangsung sejak 3-20 Juli 2021. Untuk itu, pemerintah harus […]

    Bagikan Ke Teman
  • HNSI Pemalang: Tata Kelola Infrastruktur Muara Pelabuhan, Biang Kerok Penurunan PAD Sektor Perikanan

    • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM,Pemalang – Puluhan nelayan Tanjungsari, Kelurahan Sugihwaras, Pemalang dan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pemalang mendatangi Gedung DPRD, Senin 12 April 2021 siang. Massa berorasi dan membentangkan spanduk berisi tuntutan. Massa akhirnya diterima untuk audiensi di Gedung Paripurna DPRD Pemalang. Mereka menuntut adanya peran DPRD dan Pemkab untuk mengatasi persoalan pendangkalan muara pelabuhan Tanjungsari. […]

    Bagikan Ke Teman
  • Kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan Mulai Dibuka Untuk Umum, Masyarakat Diminta Rawat Aset Bersama

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Pagar renovasi Alun-Alun Kota Pekalongan mulai dibuka untuk umum pada Selasa, 6 Agustus 2024 seiring dengan selesainya pekerjaan penataan fisik di area tersebut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso atau yang akrab disapa SBS membenarkan bahwa, per Selasa, 6 Agustus 2024 pagar seng yang menutupi kawasan Alun-Alun pada […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less