Diisukan Tutup, Toko Emas Nur Pemalang Tetap Buka

0

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Dihantam isu tak sedap di media sosial akan tutup, Toko Emas Nur Pemalang ternyata masih tetap buka dan bertransaksi jual beli seperti biasa. Pihak managemen membantah kabar miring tersebut dan memastikan bahwa kabar penutupan tokonya adalah hoax.

Meski sempat diserbu konsumen akibat kabar HOAX penutupan itu, Toko Emas terbesar di Kota Ikhlas yang memiliki tiga cabang yakni di Pasar Pagi, Pasar Randudongkal dan Jalan Jendral Sudirman Pemalang masih tetap beroperasi secara normal.

Dari pantauan puskapik.com, Sabtu, 9 Maret 2024, transaksi jual beli emas di ketiga Toko Emas Nur tidak mengalami kendala apapun. Meski terjadi lonjakan penjualan emas oleh konsumen, namun mereka masih dilayani secara normal oleh pihak managemen Toko Emas Nur.

Ceo (Pemilik) Toko Emas Nur, Abdu Rozak, memastikan bahwa kabar penutupan toko emasnya murni kabar bohong atau hoax. Ia menjamin tokonya akan tetap buka dan beroperasi seperti biasa dan tetap melayani konsumen baik yang akan menjual atau membeli emas di tokonya.

“Kami pastikan kabar penutupan itu fitnah dan hoax. Tiga Toko Emas Nur di Pasar Pagi, Pasar Randudongkal dan Jalan Jendral Sudirman Pemalang tetap buka dan bertransaksi seperti biasa. Normal dan tidak ada masalah apapun,” jelas Abdu Rozak kepada puskapik.com, Sabtu, 9 Maret 2024.

Rozak menjamin, siapapun konsumen yang datang ke Toko Emas Nur tetap dilayani seperti biasa. “Mau beli silahkan, menjual emasnya juga silahkan,” imbuhnya.

Ia berharap, masyarakat agar tidak terlalu resah, dan tidak menerima langsung informasi yang kebenaranya belum bisa dipastikan. Pengusaha muda ini juga meminta siapaun pihak yang menyebarkan kabar bohong dan fitnah di media sosial itu untuk berhenti melakukannya.

“Kami akan menempuh jalur hukum jika ternyata ada unsur kesengajaan oleh pihak tertentu yang menyebarkan kabar bohong dan fitnah yang tujuannya menjatuhkan nama baik Toko Emas Nur,” tegas Rozak.

Sebelumnya, beredar kabar penutupan Toko Emas Nur di media sosial. Kabar ini sempat membuat konsumen panik dan menyerbu Toko Emas Nur untuk menjual emas yang dibeli di toko tersebut.

Dalam sepekan ini, sempat terjadi lonjakan transaksi konsumen yang khawatir lalu menjual emas yang dibeli mereka di Toko Emas Nur. Setelah mendapat kepastian pihak managemen Toko Emas Nur bahwa kabar penutupan itu tidak benar alias hoax, sebagian besar konsumen akhirnya memilih pulang dan membatalkan rencana menjual emas mereka.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini