Tim SAR Masih Cari ABK asal Pemalang Korban Kapal Terbakar di Laut Cilacap
- calendar_month Sen, 22 Mei 2023

Ilustrasi Tim SAR melakukan pencarian korban kecelakaan laut.FOTO/ISTIMEWA

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Tim SAR (Search and Rescue) masih melakukan pencarian terhadap 11 Anak Buah Kapal (ABK) yang hilang di perairan Cilacap usai kapalnya terbakar, dimana 8 ABK diantaranya merupakan warga Kabupaten Pemalang.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pemalang, Abul Hasan, menuturkan, dirinya masih terus berkomunikasi dengan pemerintah setempat terkait proses pencarian 11 ABK KM Serba Prima 8 yang hilang di perairan Cilacap tersebut.
“Info terbaru hari ke-7 pencarian ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan sebelas korban. Hari ini ada 29 kapal ikut pencarian, 1 kapal Basarnas, ditambah 1 Helicopter.” tutur Hasan kepada puskapik.com, Senin 22 Mei 2023.
Hasan menambahkan, dirinya pun sudah berkoordinasi dengan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HNSI di Jawa Tengah wilayah selatan untuk turut memantau pencarian para korban yang hilang.
Sementara untuk dua ABK asal Kabupaten Pemalang yang berhasil selamat dalam insiden tersebut yaitu Hasyim dan Heri Setiawan, kondisi mereka saat ini sudah mulai membaik usai mendapatkan perawatan kesehatannya.
“Alhamdulillah pasca kejadian mereka sudah mendapatkan, terkait faktor psikologis, trauma, dan lain-lain sudah membaik dan sudah bisa melakukan aktivitas-aktivitas kecil.” ungkap Hasan.
“Untuk hak-hak mereka kita masih terus berkoordinasi, tapi kalau santunan pribadi dari pemilik kapal kemarin sudah diserahkan. Kalau hak gaji kita masih menunggu, karena tentu kita juga memikirkan hak para ABK lainnya.” imbuhnya.
Diungkapkan Hasan, dari penuturan dua korban selamat itu api pemicu kebakaran kapal KM Serba Prima 8 berasal dari kamar mesin. Namun, mereka tak tahu pasti dari mana munculnya api tersebut hingga akhirnya menghanguskan kapal.
“Katanya mereka lagi perjalanan pulang, di sepanjang perjalanan terima titipan-titipan ikan dari kapal lain. Menurut pengakuan mereka api dari kamar mesin, ada ledakan kecil tapi enggak tahu dari mana.” jelas Hasan.
“Iya, api merambat cepat karena disitu semua bahan mudah terbakar. Kapalnya dari fiberglass, terus ada tangki BBM yang buat perjalanan pulang.” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal terbakar hebat saat melaut di perairan Cilacap, Jawa Tengah, Selasa 16 Mei 2023. Sepuluh warga Kabupaten Pemalang diketahui menjadi korban dalam insiden mengerikan itu.
- Penulis: puskapik