Minggu, 31 Agu 2025
light_mode

Antisipasi Gagal Ginjal Akut, Dinkes Pemalang Setop Peredaran Obat Sirup

  • calendar_month Jum, 21 Okt 2022

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Fasilitas layanan kesehatan dan apotik di Kabupaten Pemalang diminta menyetop peredaran sejumlah obat sirup yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut pada anak yang belakangan ini menjadi momok.

Kepala Dinas Kesehatan Pemalang, Yulies Nuraya, menyebut, pihaknya sudah mengeluarkan surat pemberitahuan untuk rumah sakit, puskesmas, maupun apotik agar menyetop peredaran obat-obat yang diduga menjadi penyebab gagal ginjal akut.

“Kita minta agar sementara tidak memberikan obat berbentuk sirup dulu, tetapi diganti dalam bentuk lainnya, misalnya pil atau tablet.” ujar Yulies, saat ditemui puskapik.com, Jumat 21 Oktober 2022.

“Jadi belum sampai ke tindakan penarikan obat karena ini kan masih dalam taraf penyelidikan. Masyarakat juga dianjurkan tak menggunakan obat sirup, sambil menunggu hasil penyelidikan” imbuhnya.

Selain itu, kata Yulies, Dinas Kesehatan Pemalang juga terus melakukan surveilans dalam menghadapi momok gagal ginjal akut pada anak yang hingga kini sudah menelan 133 korban jiwa dari 241 kasus di Indonesia.

“Sementara ini di Kabupaten Pemalang belum ditemukan kasus gagal ginjal akut itu, semoga tidak ada.” terangnya.

Dikutip dari cnnindonesia.com, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyatakan per Jumat 21 Oktober 2022 total terdata 241 kasus gagal ginjal akut di Indonesia. Dari 241 kasus itu, sebanyak 133 orang meninggal dunia.

Budi mengatakan mayoritas pasien penyakit yang masih belum diketahui penyebabnya ini berasal dari golongan anak-anak, dengan pasien paling banyak bayi di bawah lima tahun (balita).

“Sampai sekarang kita sudah mengidentifikasi ada 241 kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal di 22 provinsi dengan 133 kematian ada 55 persen dari kasus,” kata Budi dalam konferensi pers di Gedung Adhyatma Kemenkes, Jakarta Selatan, Jumat 21 Oktober 2022.

Sebelumnya, Kamis 20 Oktober 2022, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan perintah penarikan dan pemusnahan lima sirup obat yang memiliki kandungan Etilen Glikol (EG) melebihi ambang batas aman.

Perintah tersebut dikeluarkan di tengah munculnya lebih 200 kasus ganguan ginjal akut di Indonesia yang menyebabkan setidaknya 99 anak meninggal dunia.

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Sukirman Buka Peringatan Harganas dan Rembug Stunting Ke-32

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A P2KB) menyelenggarakan kegiatan Peringatan Harganas dan Rembug Stunting Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2025 dengan tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”. Acara tersebut berlangsung di Aula Lantai 1 […]

    Bagikan Ke Teman
  • Cegah Longsor di Sempada Sungai Loji, Komunitas di Pekalongan Tanam Akar Wangi

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Guna mencegah terjadinya longsor di sempadan Sungai Loji Kota Pekalongan, belum lama ini para pegiat lingkungan menggelar aksi kerja bakti sekaligus menanam akar wangi yang dimulai dari Taman Heritage sampai dengan seberang Polres Pekalongan Kota. Aksi ini melibatkan Komunitas Peduli Kali Loji (KPKL), mahasiswa Universitas Diponegoro dan IAIN Kota Pekalongan, serta pasukan […]

    Bagikan Ke Teman
  • PPKM Level 2, Kabupaten Pemalang Perluas Pembelajaran Tatap Muka

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Pemalang segera diperluas seiring penurunan level PPKM. Dindikbud meminta sekolah-sekolah menggelar PTM sesuai SOP yang berlaku. Kepala Dindikbud Pemalang, Mualip mengatakan, pihaknya tengah mengebut verifikasi sekolah sebagai syarat menggelar PTM. “Kemarin saat PPKM Level 3 sudah ada sebanyak 110 SD dan 59 SMP yang sudah melaksanakan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Seminggu Belum Pulang, Bocah Pemalang Hilang

    • calendar_month Ming, 13 Jun 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Sudah genap sepekan, bocah kelas 1 SD asal Kelurahan Sugihwaras, Kabupaten Pemalang, itu hilang dan hingga kini belum ditemukan. Bocah itu bernama Muhammad Noval Izzam (7), putra dari Imam Mustofa, yang beralamat di Jalan Arwana 1 nomor 402, Griya Sugihwaras Indah, Kelurahan Sugihwaras, Pemalang. Noval menghilang sejak Minggu sore 6 Juni 2021 […]

    Bagikan Ke Teman
  • Pj Sekda Batang Diminta Menangani Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Batang – Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik dan mengambil sumpah jabatan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Batang Sri Purwaningsih di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (8/4/2025). Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, Sekretaris Daerah merupakan jabatan strategis di Pemerintahan Daerah dimana mempunyai tugas membantu Kepala Daerah dalam penyusunan kebijakan dan pengkoordinasian […]

    Bagikan Ke Teman
  • Pendaftar PPK Pilbub Pemalang Membeludak

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2020
    • 0Komentar

    PEMALANG (PUSKAPIK)- KPU Kabupaten Pemalang mengingatkan masyarakat yang ingin menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Pemalang untuk segera mendaftar. KPU mengingatkan, batas waktu pendaftaran PPK tinggal tiga hari lagi. Pada Pilbup Pemalang 2020, KPU akan merekrut 70 orang PPK. Mereka akan ditugaskan di 14 kecamatan. Sampai Selasa 21 Januari 2020 jumlah […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less