Wow! Tradisi Baritan di Asemdoyong Pemalang Ditetapkan Jadi WBTB Indonesia
- calendar_month Jum, 7 Okt 2022


PUSKAPIK.COM, Pemalang – Tradisi sedekah laut atau yang dikenal dengan istilah “Baritan” di Desa Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia.
Baritan ditetapkan menjadi WBTB melalui sidang yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI) di Yogyakarta pada Jumat 30 September 2022 lalu.
Sebelum ditetapkan menjadi WBTB, Baritan telah melalui seleksi administrasi oleh Sekretariat WBTB, rapat penilaian usulan WBTB yang diadakan dua kali, serta pemaparan usulan oleh pengusul.
“Tradisi Baritan ini sudah ada sejak 1950-an. Dahulu individu nelayan, kemudian para nelayan inisiatif agar dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).” ungkap Yusuf Mujadi, Kepala Desa Asemdoyong, kepada Puskapik.com, Jumat 5 Oktober 2022.
Baritan sendiri digelar setiap tanggal 1 bulan Muharram atau Suro (Dalam penanggalan Jawa). Dalam tradisi ini, nelayan Desa Asemdoyong beramai-ramai melarung sesaji berbentuk perahu kecil atau ancak ke tengah laut.
Sesaji berbentuk ancak itu dilarung ke tengah laut Desa Asemdoyong yang dikenal dengan nama Karang Subala Subali. Ada 3 jenis ancak sesaji yang dilarung para nelayan, yaitu gemplo, cantrang, dan garok.
Esensi dari tradisi turun temurun ini tak lain merupakan wujud rasa syukur masyarakat Desa Asemdoyong yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang mereka peroleh.
“Saya berharap tradisi baritan ini terus dijaga dan lestari, agar anak cucu kita di kemudian hari mengetahui bahwa kita memiliki budaya dan tradisi hebat.” ujar Yusuf Mujadi.
- Penulis: puskapik