Ketua Komisi D DPRD: Akar Kemiskinan Ekstrem di Pemalang Ada di DTKS

Ketua Komisi D DPRD Pemalang Nuryani. FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
Iklan

PUSKAPIK.COM, Pemalang– Ketua Komisi D DPRD Pemalang, Nuryani meminta semua pihak saling bersinergi dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pemalang saat ini.

Terkait hal itu, menurutnya faktor yang paling mendominasi dalam penanganan kemiskinan di Pemalang adalah karut-marutnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan dampak pandemi Covid-19.

“Untuk DTKS kami undang semua pihak yang terlibat, ada Disdukcapil dan Dinsos. Dari data Dinsos ada sekitar 91 ribuan data NIK ganda. Persoalan ini harusnya yang menyelesaikan Disdukcapil namun lagi-lagi dengan alasan tidak bisa memberikan akses data, harus ada izin tertentu,”ujarnya saat ditemui usai rapat gabungan bersama Komisi A DPRD di Ruang Paripurna, Selasa 5 Oktober 2021.

Mengatasi hal itu, Nuryani telah meminta kepada Disdukcapil untuk regulasi izin akses data agar tidak berbelit-belit yang berakibat kemiskinan justru akan semakin bertambah.

“Untuk selanjutnya kami juga sudah merekomendasikan untuk segera diadakan rapat khusus yang dipimpin oleh ketua tim penanggulangan kemiskinan yakni pak wakil bupati. Kalau tidak diambil langkah secara cepat yang nantinya paling dirugikan tentunya masyarakat miskin,” ujarnya.

Sedangkan untuk dampak Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada penurunan aktivitas ekonomi masyarakat, pemutusan tenaga kerja, dan pembatasan-pembatasan lainnya.

“Harapan kami untuk mengatasi hal ini harus ada komitmen bersama. Tidak mengedepankan ego sektoral antara pihak-pihak terkait termasuk OPD-OPD di pemerintahan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, mengatakan, ke depan Pemkab akan menggali lebih dulu fakta yang ada di tengah masyarakat mengenai kemiskinan ekstrem.

“Apa sih yang menyebabkan kemiskinan, faktor utamanya. Itu yang akan kita selesaikan, kondisikan,” jelas Mukti Agung, ditemui Jumat 1 Oktober 2021.

Terkhusus, dia juga mengharap kepedulian putra daerah Pemalang yang berada di perantauan, untuk menengok kondisi Kabupaten Pemalang saat ini.

“Kalau memang tidak pulang orangnya, pulang dananya, pulang ilmunya, pulang ide-idenya untuk membangun Kabupaten Pemalang.” papar Mukti Agung.

Penulis : Baktiawan Candheki
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini