PPKM Level 3, Pemkot Pekalongan Siapkan Uji Coba PTM

0
Pemkot Pekalongan mempersiapkan diri untuk melakukan uji coba sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dalam waktu dekat. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO

PUSKAPIK.COM, Kota Pekalongan – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Pekalongan saat ini menunjukkan tren penurunan, sehingga status turun ke level 3. Pemkot Pekalongan mempersiapkan diri untuk melakukan uji coba sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dalam waktu dekat.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mengungkapkan penyelenggaraan PTM sudah siap dilaksanakan, seperti uji coba PTM awal April 2021 yang dinilai berjalan lancar dan aman dari penularan Covid-19. Menurutnya, dalam beberapa kali uji coba yang sudah dilakukan sebelumnya, pembatasan-pembatasan dan protokol kesehatan juga bisa diterapkan dengan baik. Terlebih, saat ini orang tua murid maupun peserta didik sudah banyak yang menghendaki anaknya bisa sekolah tatap muka kembali secara terbatas.

“Tetapi ini yang menjadi masalah adalah vaksinasi untuk murid, karena arahan dari Pak Presiden maupun Pak Gubernur, kalau PTM itu, semua warga sekolah, termasuk siswa sudah harus divaksin. Kemarin perkiraan kita atau informasi dri Dinas Provinsi Jawa Tengah pada bulan Agustus ini akan tersedia vaksin (banjir vaksin), tetapi ternyata sampai akhir Agustus ini belum datang vaksinnya untuk pelajar sekolah,” kata Aaf, sapaan akrabnya, baru-baru ini.

Aaf berharap, setelah datangnya stok vaksin untuk pelajar sekolah tersebut, akan bisa langsung didistribusikan langsung kepada sekolah-sekolah terutama dalam mempersiapkan uji coba PTM.

Aaf menyebutkan, untuk rencana uji coba PTM nanti, mekanismenya tidak jauh beda dari pelaksanaan uji coba sebelumnya diantaranya kapasitas kehadiran 50%, maksimal proses belajar mengajar secara tatap muka hanya 3 jam di sekolah, dan sekolah wajib mempersiapkan sarana dan prasana protokol kesehatan secara ketat.

“Dalam arti murid tidak boleh membawa kendaraan sendiri (harus diantar), murid harus membawa bekal sendiri dari rumah, warga sekolah harus wajib mengenakan masker, faceshield, dan menerapkan jaga jarak. Di samping itu, sekolah juga harus menyiapkan handsanitizer, tempat cuci tangan, semuanya sudah disiapkan. Mudah-mudahan lancar dan melihat dari orang tua maupun murid sendiri sudah banyak menginginkan bersekolah tatap muka,” katanya.

Kontributor: Suryo Sukarno
Editor: Faisal M

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini