Terpapar Corona, Wartawan Media Online di Tegal Meninggal

Pemakaman jenazah Yanis Tamara di TPU Candi, Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Kamis siang, 29 Juli 2021.FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
Iklan

PUSKAPIK.COM, Slawi – Seorang wartawan media online meninggal dunia setelah lebih dari 2 minggu berjuang melawan Covid-19. Yanis Tamara (46), wartawan media Buser Nusantara TV menghembuskan nafas terakhirnya di RS PKU Muhammadiyah Singkil, Adiwerna, Kabupaten Tegal, sekitar pukul 05.00 Kamis pagi, 29 Juli 2021.

Kerabat Almarhum, Muhammad Sopan (45), mengatakan, sebelumnya almarhum sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Dukuh Gergintung, Desa Rembul RT03 RW 02, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Almarhum dilarikan ke RS karena kondisinya terus melemah.

“Meninggal tadi pagi jam 05.09 di rumah sakit. Baru dua hari dirawat di rumah sakit Muhammadiyah Singkil. Sebelumnya isoman selama dua minggu” kata Muhammad Sopan

Menurut Sopan, almarhum baru diketahui terpapar Covid-19 setelah dilakukan pengambilan sampel usap di RS PKU Muhammadiyah Singkil. Saat menjalani perawatan, almarhum harus menggunakan oksigen dan alat bantu pernafasan.

“Diketahui positif setelah dirawat dan di swab di rumah sakit. Saya mendapat kabar dari anak almarhum yang namanya mbak Indah,” terang Sopan.

Pemakaman jenazah almarhum di TPU Candi, Desa Rembul, Kamis siang, 29 Juli 2021 dilakukan dengan prosedur pemakaman Covid-19 oleh tim pemakaman RS PKU Muhammadiyah Singkil Adiwerna.

Di mata rekan-rekannya sesama wartawan, almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik dan supel. Almarhum meninggalkan istri dan dua orang anak umur 16 tahun dan 6 tahun.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini