BPBD Pemalang Sediakan 200 Peti Jenazah, DPRD: Jangan Terpakai Lagi

0
Ketua Komisi D DPRD Pemalang Nuryani. FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Ketua Komisi D DPRD Pemalang Nuryani menilai lonjakan kasus COVID-19 akhir-akhir ini cukup mengkhawatirkan. Ia meminta masyarakat waspada dengan kondisi pandemi saat ini, agar tak ada lagi warga meninggal terpapar virus corona.

Banyaknya warga meninggal akibat COVID-19, kata Nuryani, bisa dilihat dari tingginya permintaan peti jenazah dari sejumlah rumah sakit ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang.

“Di BPBD saat ini ada 200 peti mati, disediakan karena di rumah sakit mulai kekurangan,” kata Nuryani, Jumat, 9 Juli 2021.

Politisi PDI-P itu meminta masyarakat menjaga diri dengan mematuhi protokol kesehatan. “Peti yang sudah disediakan harapan kami tidak digunakan lagi, artinya tidak ada yang meninggal akibat Covid-19 lagi,” kata Nuryani.

Sebagai wakil rakyat, Nuryani meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang tidak mengalihkan atau refocusing anggaran terkait kesehatan untuk program lain. “Karena saat ini kan yang dibutuhkan kesehatan,” kata Nuryani.

Sebelumnya, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pemalang Suyanto mengatakan, peti jenazah sudah dikirimkan ke sejumlah rumah sakit. “RSUD kita dropping 75 buah, dan RS Islam 5. Kemudian yang lain untuk cadangan,” tutur Yanto kepada Puskapik.com.

Selain disuplai ke rumah sakit, peti jenazah juga disuplai ke desa yang membutuhkan. Apabila ada warga meninggal positif Covid-19.

Penulis: Eriko Garda Demokrasi
Editor: Faisal M

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini