Di Tegal, Relawan Terpaksa Kuras Kas Musala untuk Bantu Warga Selama Lockdown
- calendar_month Sen, 7 Jun 2021

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA

PUSKAPIK.COM, Tegal – Relawan terpaksa menguras kas mushola untuk dibelikan bahan makanan bagi warga. Ini dilakukan sejak diberlakukan karantina wilayah sejak 2 Juni lalu, puluhan keluarga RW 4 Desa Randusari, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, yang menjalani isolasi mandiri karena Covid-19 belum mendapat bantuan dari pemerintah
Keluhan warga yang menjalani isolasi mandiri selama lockdown lokal muncul sejak kemarin. Sejak isolasi mandiri di rumah masing masing, persediaan bahan makanan warga mulai menipis.
Ketua RW 4 Desa Randusari, Susminto membenarkan adanya keluhan warga soal kurangnya bahan makanan. Menurut Susminto, sejak 2 Juni memang belum ada bantuan masuk untuk warga yang positif Covid-19 ini. Selama isolasi, urusan makan sehari hari hanya mengandalkan persediaan bahan makanan seadanya.
“Lockdown ini sudah berjalan beberapa hari sejak 2 Juni lalu tapi belum ada bantuan bahan makanan dari pemerintah. Baru hari ke lima (hari) ini mulai ada bantuan, itu pun dari donatur donatur,” ungkap Susminto ditemui usai memantau warganya, Senin 7 Juni 2021 siang.
Merespon keluhan warga, Susminto terpaksa menggunakan kas mushola untuk demi memenuhi kebutuhan pangan warganya itu. Selain itu, kata Susminto, bersama relawan juga mencari donatur dari warga luar RW dan para perantauan.
“Karena waktu itu bantuan dari instansi pemerintah belum sampai, sedangkan masyarakat sudah sangat perlu (makan) sekali, sudah 3 hari tidak dapat bantuan. Jadi saya inisiatif bersama pengurus musola untuk memakai kas mushola untuk membeli bahan makanan, ” kata Susminto.
- Penulis: puskapik