Lihat, Bupati Pemalang Terjang Rob, Datangi 2 Nenek Telantar di Pesisir Tasikrejo

0
Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, cek langsung kondisi nenek Mur Wiri dan Danusri, serta memberikan bantuan, Rabu 5 Mei 2021.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, mendatangi dua nenek malang yang rumah gubuknya terendam rob tiap malam, di pesisir pantai Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami. Agung menerjang rob untuk sampai ke lokasi, memberikan bantuan bersama BAZNAS Pemalang, dan menjanjikan relokasi.

Setelah mendengar kisah pilu nenek Mur Wiri (62) dan Danusri (63), yang tinggal di gubuk reot serta terendam rob tiap malam. Mukti Agung Wibowo, menyambangi dan mengecek langsung kondisi mereka, Rabu sore 5 Mei 2021.

Untuk menuju lokasi, Agung harus menaiki sepeda motor, dibonceng Kepala Desa Tasikrejo, Sopiyudin, mengingat akses jalan yang sempit dan sulit dilalui kendaraan roda empat.

Bupati bersama rombongan harus menempuh jarak sekitar 3 Kilometer dari Balai Desa Tasikrejo, untuk sampai di gubuk reot nenek Mur Wiri dan Danusri.

Sore itu, air laut tengah pasang, satu-satunya jalan setapak berpasir menuju lokasi itu terendam air rob. Bahkan, motor yang dikendarai Bupati Agung dan Sopiyudin hampir tak kuat menerjang.


Kondisi jalan setapak menuju rumah nenek Mur Wiri dan Danusri di pesisir pantai Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami,Kabupaten Pemalang.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI

Sesampainya di lokasi, Agung langsung menemui nenek Mur Wiri di gubuk reotnya yang sudah terendam air rob setinggi 20 sentimeter.

Danusri bersama suaminya datang bergabung, mereka berbincang-bincang langsung dengan Bupati.

“Kita melihat situasi yang sangat memprihatinkan, rumahnya sudah seperti ini, ditambah kena rob. Didalamnya pun tergenang air, jadi ini terjadi setiap hari,” ungkap Agung.

Dalam kunjungan itu, Agung didampingi Ketua BAZNAS Pemalang, Agus Nurkholis, memberikan bantuan untuk mereka.

“Bantuan dari Baznas, dan tadi juga ada juga sembako, dan tadi ada yang bersifat pribadi juga,” tutur Agung.

Kedepannya, nenek Mur Wiri dan Danusri bakal direlokasi di tempat yang aman, dan dekat dengan permukiman.

“Kita hadir ke sini memberikan bantuan langsun, juga akan merelokasi rumah mereka. Nanti akan direlokasi di tanah desa, di Desa Tasikrejo ini,” terang Agung.

Mendapat bantuan tersebut, nenek Mur Wiri dan Danusri beserta suaminya nampak sumringah.

“Maturnuwun Pak Bupati, niki njenengan mirsani langsung kados niki, maturnuwun pak,” ujar Mur Wiri, sambil menunjukan rob merendam rumahnya.

Kepala Desa Tasikrejo, Sopiyudin, membenarkan, beberapa waktu lalu nenek Mur Wiri enggan saat ditawari relokasi.

“Kemarin memang enggak mau direlokasi, nah ini karena melihat banjir, sudah mau. Cuma kalau ditempatkan di panti sosial enggak mau, mintanya dipindah rumah. Nantinya kita pindah di tanah desa, sekitar KPD (Koperasi Perikanan Darat), dekat pemukiman dekat dengan jalan,” tandas Sopiyudin.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor: Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini