Bupati Pemalang: Sampaikan Keberatan Pembangunan Bendungan Karanganyar Secara Diplomatis, Kita Cari Solusi

0
Bupati-Wakil Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo-Mansur Hidayat, ditemui usai menghadiri persetujuan dan penetaoan Raperda di Kantor DPRD Pemalang, Senin 29 Maret 2021.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Rencana pembangunan Bendungan Karanganyar, di Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, tetap mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pemalang meskipun ditolak warga desa setempat. Bupati Pemalang menjanjikan solusi, dan meminta warga Wanarata agar menyampaikan keberatannya secara diplomatis.

Dukungan Perpres 79 tahun 2019 ini, disampaikan Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, dalam Konsultasi Publik rancangan awal RPJMD 2021-2026, pagi tadi, Senin 29 Maret 2021, di Pendopo Kabupaten Pemalang.

“Dalam upaya sinkronisasi dan sinergitas pembangunan nasional dan daerah, arah kebijakan pembangunan kabupaten Pemalang tahun 2021-2026. Juga mendukung pelaksanaan perpres nomor 79 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi kawasan-kawasan Brebes, Tegal, Pemalang, atau disebut kawasan Bregasmalang,” kata Bupati Agung.

Salah satu rencana pembangunan fisik dari Perpres tersebut adalah pembangunan Bendungan Karanganyar, di Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang.

Seperti diketahui, rencana pembangunan Bendungan itu mendapat penolakan keras dari warga Desa Wanarata, karena bakal menenggelamkan 3 Dusun. Diantaranya dusun Lenggak, dusun Kedungsambi, dan dusun Gudang.

Tak mutlak meminta dibatalkan, mereka minta pembangunan Bendungan dipindahkan, karena warga juga khawatir sewaktu-waktu bangunan jebol dan menenggelamkan Desa Wanarata.

Menanggapi hal ini, Bupati Agung mengatakan, pembangunan Bendungan Karanganyar merupakan proyek nasional yang sudah ditetapkan pusat. Jikalau warga keberatan, pastinya hal itu bisa di-koordinasikan, untuk melahirkan win-win solution.

“Kembali lagi, ini adalah sebuah pemikiran, adanya bendungan memudahkan untuk pengadaan air, untuk pertanian. Insya Allah (bermanfaat) untuk warga masyarakat,” jelas Bupati Agung.

Bupati Agung meminta kepada warga masyarakat yang keberatan, agar menyampaikannya secara diplomatis.

“Sampaikan kepada kami, sehingga akan kami carikan solusi. Kalau permasalahannya hanya sekedar pribadi, dan juga harga dan sebagainya, akan kami koordinasikan, akan kami bicarakan. Bahasa kami, kalau ada rembug, dirembug,” jelas Bupati Agung.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu 28 Februari 2021, Masyarakat Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, menolak keras rencana pembangunan Bendungan (Waduk) Karanganyar di wilayah Desanya. Warga mengancam akan menggerudug Balai Desa, dan menurunkan Kades serta BPD jika tak berani memimpin penolakan ini.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor: Amin Nurrokhman

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini