PPKM Mikro, Sejumlah Desa di Brebes Siapkan Rumah Isolasi Mandiri dan Sembako

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA
Iklan

PUSKAPIK.COM, Brebes – Sejumlah desa di Brebes, kini berkutat pada penangan COVID-19 di tingkat paling bawah, yakni RT.

Hari pertama diberlakukan Pemberlakuan Pembataasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) beberapa desa yang sudah melalukan persiapan antara lain Desa Tanjungsari, Kecamatan Wanasari dan Kecipir Kecamatan Losari. Dua desa ini bisa dibilang siap menerapkan PPKM mikro yang dituangkan dalam Inmendagri nomor 3 tahun 2021.

Kades Tanjungsari, Warasmui, mengatakan, desanya sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk penerapan PPKM Mikro. Salah satunya adalah menyediakan ruang isolasi bagi warga yang terkena COVID-19. Tempat isolasi yang dipakai menggunakan kantor Polindes. Desa ini juga sudah mendirikan posko siaga COVID-19 untuk pengawasan dan penanganan pasien.

“Polindes kami pakai untuk isolasi. Kemudian di desa juga ada posko COVID-19 untuk pemantauan warga,” ungkap Warasmui di kantornya, Selasa 9 Februari 2021 siang.

Desa Tanjungsari juga siap memberikan bantuan pangan bagi warga kurang mampu yang terkena COVID-19 dan harus menjalani isolasi mandiri. Soal pembiayaan, Kades menegaskan, dananya diambil dari dana desa.

“Biaya operasional kami ambilkan dari Dana Desa. Baik untuk posko maupun penanganan COVID-19,” tambah dia.

Posko penanganan COVID-19, sambung Kades, akan diadakan di tiap tiap RT. Dengan adanya posko di tiap RT ini, diharapkan bisa dengan mudah memantau kondisi warga.

Untuk Desa Kecipir, persiapan yang dilakukan hampir sama dengan Desa Tanjungsari. Sekertaris Desa (Sekdes) Kecipir, Sukarna, mengatakan, persiapan yang dilakukan adalah menyiapkan rumah isolasi tingkat desa. Rumah isolasi ini memiliki kapasitas 4 orang.

“Memang beberapa waktu lalu ada warga kami yang terpapar COVID-19, namun saat ini sudah sembuh. Untuk itu, rumah isolasi mandiri kami siapkan sebagi upaya pencegahan jika nanti ada warga kami yang tertular virus corona,” ujarnya.

Dijelaskannya, selain mendirikan rumah isolasi pihak desa juga menyediakan tempat untuk chek point. Chek point ini mengambil tempat di gerbang masuk desa.

“Setiap masyarakat yang ke luar masuk desa setempat akan dilakukan pemeriksaan. Terutama dalam pengawasan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Sekdes Kecipir menambahkan, selama PPKM mikro, desanya telah menyiapkan lumbung pangan untuk membantu warga. Mereka yang tergolong tidak mampu dan menjalani isolasi akan mendapat bantuan pangan dari lumbung.

“Dan kami juga telah menyiapkan lumbung pangan jika nanti mendesak dibutuhkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Dan itu semua atas kerjasama semua pihak,” imbuh Sekdes.

Sementara, Kepala BLUD Puskesmas Bumiayu, dr Ali Budiarto terkait pelaksanaan PPKM mikro menyampaikan, telah mengkoordinir seluruh Puskesmas yang ada di wilayahnya. Tiap puskesmas akan digerakkan untuk membantu warga dalam pencegahan dan penanganan pasien corona.

“Dari mulai ketersediaan adninistrasi pelaporan secara sistematis sejak tingkat RT sampai Kelurahan. Kemudian kami pastikan ketersediian logistik masker, hand staniteizer, vitamin sampai dengan cairan desinfektan, untuk membantu warga desa,” katanya.

Kontributor : Fahri Latief
Editor: Amin Nurrokhman

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini