Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Kabur dari Kapal Korea, 2 ABK Tegal Terancam Dipidanakan

  • calendar_month Jum, 29 Jan 2021

Sejumlah perwakilan PT BSI Manajamen Indonesia bersama Kuasa Hukum mendatangi rumah orang tua salah satu ABK, Zainudin, warga Desa Slarang Lor, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Kamis, 28 Januari 2021.

Kuasa Hukum PT BSI Manajemen Indoneia, menjelaskan, maksud mendatangi kelurga Zaenudin untuk memberikan penjelasan, bahwa ada persoalan hukum yang dilakukan oleh Zainudin terkait Perjanjian Perikatan dengan PT BSI Manajemen. Indonesia.

“Ada dugaan Zaenudin telah melakukan wan prestasi dari bentuk hukum perikatan ini,” terang Toto.

Lebih lanjut Toto membeberkan, pihaknya menelusuri dan pelajari, dari hukum perikatan terebut apakah dapat mengarah ke arah pidana jika memenuhi unsur. Unsur-unsur itulah, kata Toto, yang akan dikaji bila diteukan adanya indikasi unsur penipuan pasal 378 KUHP juncto pasal 56 KUHP turut serta. Apabila memenuhi unsur akan ditindaklanjuti.

“Karena dari point-point disini ada pernyataan dari Zainudin, dia bersedia tidak kabur atau melarikan diri. Tapi faktanya ditengah perjanjian perikatan ini beliau kabur. Berarti tidak menepati janji dari isi redaksi hukum perikatan,” tegas Toto.

Kusnadi, ayah Zaenudin, mengaku baru tahu anaknya kabur setelah ada perwakilan PT BSI Manajemen Indonesia yang memberitahu. Menanggapi permintan pihak PT BSI Manajamen Indonesia agar anaknya kembali ke penampungan, Kusnadi mengatkan akan menunggu kabar dari anaknya. Kusnadi mengaku tidak mengetahui alasan anaknya kabur.

“Saya menunggu kabar dari anak saya. Apa dia nanti telpon atau kapan nelpon. Sampai hari ini belum telpon. Itu apa nomornya diganti apa bagaimana. Nanti kalau nelpon saya ceritakan ini begini. Tinggal bagaimana nanti itikadnya dia apa dia mau balik ke penampungan apa gimana, itu dari dia juga,” kata Kusnadi

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji Swab Massal ODG di Brebes, 104 Positif Corona

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
    • 0Komentar

    Dengan penambahan jumlah pasien positif COVID-19 ini, maka jumlah warga Brebes yang terkonfirmasi positif sebanyak 225 orang. Jumlah ini kemungkinan besar bisa bertambah karena masih banyak sampel yang sedang proses pemeriksaan. “Ini risiko pemeriksaan massal karena jumlahnya akan bertambah banyak,” pungkas Imam. Kontributor : Fahri Latief Editor : Amin Nurrokhman Bagikan Ke Teman

    Bagikan Ke Teman
  • Ternyata Masih Banyak Pengiriman TKI Brebes Ilegal ke Timur Tengah

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • 0Komentar

    Untuk mengelabuhi aturan, biasanya para calo memalsukan data. Sebagai contoh, mereka ditulis dalam dokumen sebagai tenaga formal seperti pekerja pabrik atau lainnya. Ada pula yang diberangkatkan menggunakan visa ziarah. “Jadi banyak cara dalam mengelabuhi. Misalnya memalsukan data sebagai tenaga kerja pabrik atau menggunakan visa ziarah. Tapi nanti setelah sampai mereka tetap dikerjakan sebagai pembantu rumah […]

    Bagikan Ke Teman
  • T'KOES band berfose bareng kades Purwosari Comal (Mohanto) beserta Danramil 04/Comal ( Lettu cba Supardi, S.H) di lokasi bantuan bedah rumah. ( Fotot : dok)

    Giliran ibu Danuri Rumahnya Dibedah

    • calendar_month Sab, 30 Nov 2019
    • 0Komentar

      COMAL (PuskAPIK) – Komunitas Gerabah Mas (Gerakan Relawan Bangun Rumah dan Kemanusiaan) kembali membangun sebuah rumah milik warga yang tidak mampu. Kali ini rumah milik Ibu Danuri (66), warga dusun Bejagan RT 001/RW 006 desa Purwosari kecamatan Comal Kabupaten Pemalang. Sabtu (30/11). Pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan rumah bu Danuri dihadiri dan disaksikan diantaranya […]

    Bagikan Ke Teman
  • 6 Tenaga Medis RSUD Soeselo Tegal, Reaktif Covid-19

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • 0Komentar

    “Pada prinsipnya, kita harus jaga kesehatan dengan protokol kesehatan,” tandasnya. Kontributor : Wijayanto Editor : Amin Nurrokhman Bagikan Ke Teman

    Bagikan Ke Teman
  • Kasihan, Pulang Ngaji, Bocah di Tegal Tewas Tenggelam

    • calendar_month Kam, 29 Apr 2021
    • 1Komentar

    “Kita tidak bisa menggunakan perahu karena medan yang tidak memungkinkan. Jadi pencarian itu dibagi 3 tim dan disebar di tiga titik. Dan alhamdulillah korban akhirnya berhasil ditemukan,” jelasnya. Menurut ibu korban, Siti Sarifatun, sepulang mengaji di TPQ, anak pertamanya itu pamit main bersama teman-temannya. Namun Siti tak tahu ternyata anaknya mandi-mandi di sungai. “Anak saya […]

    Bagikan Ke Teman
  • Gelar Aksi Solidaritas, Ratusan Suporter di Pemalang Nyalakan Lilin untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • 0Komentar

    Para suporter panik dan berlarian menuju pintu keluar, berdesakan menuju pintu keluar. Massa suporter yang menumpuk berdesakan, mengalami sesak nafas, dan terinjak-injak. Akibatnya ratusan orang tewas. Hingga kini tercatat ada 174 orang yang tewas dalam tragedi memilukan itu. Penulis : Eriko Garda Demokrasi Bagikan Ke Teman

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less