Di Kabupaten Tegal, Banjir Terjang Permukiman Warga dan Jembatan Gantung

0
Sejumlah warga Desa Banjaragung, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, membersihkan sampah yang tersangkut di jembatan.FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

PUSKAPIK.COM, Slawi – Banjir bandang menerjang desa Banjaragung, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Kamis 3 Desember 2020. Banjir berasal dari luapan Sungai Rambut, menyusul hujan deras yang mengguyur sejak Rabu petang, 2 Desember 2020 hingga Kamis, 3 Desember 2020 dinihari.

Menurut salah satu warga, Tirto (40), banjir datang secara tiba-tiba sekitar pukul 03.45 wib Kamis, 3 Desember 2020. Air disertai lumpur menerjang permukiman warga di sejumlah pedukuhan.

“Dari luapan Kali Rambut waktu hujan deras. Warga sempat panik karena airnya deras sekali,” kata Tirto.

Tak hanya menerjang permukiman, banjir juga mengakibatkan sebuah jembatan gantung di desa Banjaragung yang menghubungkan Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Pemalang rusak. Kondisi jembatan miring.

Kepala Desa Banjaragung, Paidar Baktiarso, menjelaskan, sebelum banjir terjadi pihaknya sudah mendapat informasi bahwa bendungan Cipero di Kecamatan Warureja bagian selatan sudah meningkat debit airnya.

“Informasi dari arah Cipero iti setengah dua belas sudah meluap. Terus sampai sini sekitar jam tiga pagi,” ujarnya.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini