DPR RI Kunjungi Pabrik Gondorukem Pemalang, Bupati: Tingkatkan Kesejahteraan Penderes

0
H Junaedi, Bupati Pemalang Kamis 5 November 2020, melepas pemberangkatan produk olahan Pabrik Gondorukem yang akan diekspor ke India.FOTO/PUSKAPIK/BAKRIAWAN CANDHEKI

PUSKAPIK.COM, Pemalang- Bupati Pemalang, H Junaedi berharap pabrik Gondorukem Pemalang, di bawah naungan Perum Perhutani dapat meningkatkan kesejahteraan puluhan ribu Pesanggem (penderes getah pinus) yang tergabung dalam Lembaga Desa Hutan (LDH) tersebar di 4 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di Kabupaten Pemalang.

Itu disampaikan saat kunjungan Komisi IV DPR RI ke kawasan pabrik di Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kamis 5 November 2020.

“Jika Pabrik ini dapat menyerap hasil dengan harga yang baik, maka secara langsung maupun tidak langsung tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan petani, dan menekan inflasi di Kabupaten Pemalang,” kata Junaedi.

Selain itu, bupati juga mengajak Komisi IV DPR RI sebagai mitra Perhutani di Kabupaten Pemalang dapat mengembangkan potensi lahan pertanian berkelanjutan di Pemalang.

“Lahan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Pemalang sebesar 32 ribu hektare dan sudah dibuatkan Perda. Jadi lahan itu sudah tidak bisa dialihfungsikan,” ungkapnya.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran Perum Perhutani, Ahmad Ibrahim, menyampaikan komitmen Perhutani khususnya untuk Pabrik Gondorukem bagaimana bisa mendapatkan nilai ekonomis tanpa merusak hutan.

“Kita masih mengembangkan produk turunan dari getah pinus ini supaya bisa diserap industri lokal. Karena memang selama ini produk pabrik Gondorukem sendiri masih untuk bahan baku perusahaan di luar negeri. Terbesar untuk serapan pasar kita ekspor ke China dan India,” ungkapnya.

Di depan Anggora DPR RI, Ibrahim menjelaskan rencananya yang akan mengembangkan kapasitas produksinya dengan membuka pabrik serupa di daerah lain.

Untuk dampak lingkungan sendiri, menurutnya, saat ini pengolahan limbah cair yang sudah diproses dan menghasilkan baku mutu yang ramah lingkungan, atau sudah dapat langsung dibuang ke sungai.

“Begitu pula dengan limbah udara, kita lakukan proses pengolahan sehingga bisa lulus uji emisi, bukan hanya pabrik, namun kendaraan pun kami lakukaan. Kita juga bekerja sama dengan dinas lingkungan hidup setempat untuk masalah pengolahan industri ini, ” ujarnya.

Pabrik Gondorukem juga membuka pintu bagi pelajar, atau siswa-siswi SMA/SMK di Kabupaten Pemalang jika ingin melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di sana.

“Untuk CSR juga kami upayakan terutama di wilayah lokasi desa sekitar hutan-hutan Pinus di wilayah penyuplai bahan baku produksi kami, ” pungkasnya.

Pimpinan rombongan Komisi IV DPR RI, Hasan Aminudin, mengatakan, hasil kunjungan hari ini akan disampaikan ke pusat, terutama terkait anggaran pengembangan industri berbasis pertanian hutan.

“Kami berharap sumberdaya alam Indonesia ini dimanfaatkan dengan menghilangkan ego antar kementerian. Lakukan singkronisasi kepada semua pihak baik kementerian maupun daerah, ini penting. Sebelumnya kami undang LDH dan Perhutani Jawa Timur, kita ajak ngopi bersama dalam upaya pemanfaatan sumberdaya alam lahan Perhutani. Kami tidak ingin melihat Perhutani hanya berpangku tangan saja menunggu tanaman tumbuh dan yang memanen generasi selanjutnya tanpa melakukan apa-apa, ini sudah tidak boleh, “pungkasnya.

Penulis : Baktiawan Candheki
Editor : Amin Nurrokhman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini