Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Tujuh Pedagang Positif Covid-19, Pasar Margasari Tegal Ditutup

  • calendar_month Sen, 19 Okt 2020

PUSKAPIK.COM, Tegal – Pasar Margasari Kabupaten Tegal ditutup selama tiga hari sejak Minggu kemarin, 18 Oktober 2020. Ini dilakukan menyusul adanya tiga pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga memunculkan klaster Pasar Margasari.

“Ya karena ada tujuh pedagang yang positif (Covid-19). Untuk memutus mata rantai penularan,” kata Bupati Umi Azizah, Senin siang, 19 Oktober 2020.

Ditanya asal penularan ketujuh pedagang, Umi menjelaskan berasal dari penularan sesama pedagang. Ketujuh pedagang yang terkonfirmasi positif tersebut saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Awalnya satu pedagang yang diketahui positif, kemudian di-tracking ada 6 pedagang juga positif,” katanya.

Selama ditutup, lanjut Umi, pasar akan disemprot cairan disinfektan. Umi menegaskan, pedagang tidak akan mendapatkan kompensasi selama pasar ditutup. “Tidak. Kan ini tanggung jawab bersama untuk mencegah penyebaran corona,” kata Umi.

Kontributor: Wijayanto
Editor: Faisal M

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Brebes, 96 Persen Daerah Irigasi Rusak

    • calendar_month Rab, 4 Nov 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Brebes – Seluruh daerah irigasi yang menjadi kewenangan Pemkab Brebes, sebanyak 96 persen dalam kondisi rusak. Ini menyebabkan masa tanam pasca- kemarau masih terkendala masalah irigasi yang kurang memadai. Rusaknya jaringan irigasi ini, dikhawatirkan tidak bisa mendukung kegiatan pertanian di Brebes. Kepala Bidang Irigasi dan Air Baku Dinas Pengairan Sumber Daya Air dan Penataan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Terkena Ledakan Petasan, Pelajar SMP Luka Parah

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Gara-gara bermain petasan, seorang pelajar kelas 2 SMP, Fp (14), warga Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, mengalami luka parah di tangannya. Dia dilarikan ke RSUD Kajen. Informasi yang dihimpun puskapik.com, Rabu 29 April 2020, Kapolsek Bojong AKP Suhadi, membenarkan adanya seorang anak yang terluka terkena ledakan petasan. Namun, kejadian itu tak […]

    Bagikan Ke Teman
  • Jelang Perayaan Natal, Forkopimda Kota Pekalongan Monitoring Sejumlah Gereja

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Berbagai upaya penanganan pencegahan dan penyebaran Covid-19, dilakukan sinergi antara Pemerintah Kota Pekalongan bersama Forkopimda setempat terutama menjelang pelaksanaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Untuk mengetahui persiapan pengamanan dan pelaksanaan ibadah Natal sesuai protokol kesehatan Covid-19, Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz didampingi Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto, Dandim […]

    Bagikan Ke Teman
  • Awas Demam Berdarah, di Pemalang Tercatat 35 Penderita

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2020
    • 0Komentar

    .PUSKAPIK.COM, Pemalang – Hingga minggu ke 44 tahun 2020, ada 35 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pemalang. Dari 35 kasus itu, 17 penderita di antaranya adalah Laki-laki, kemudian 18 lainnya Perempuan. Itu dikatakan Surip, Kepala seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM), Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, saat ditemui di kantornya, Senin 2 November […]

    Bagikan Ke Teman
  • Cek Kinerja Pasukan “Jangkrik”, Ketua Gerindra Jateng Sambangi 2 Kelurahan di Kota Pekalongan

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • 62Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, menyiapkan pasukan “Jangkrik” yang merupakan singkatan dari “jangkauannya sampai ke seluruh titik”. Pasukan ini dibentuk untuk mencapai target kemenangan partai yang dipimpinnya, maupun pasangan Capres- Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di pemilu 2024 mendatang. Untuk memastikan pasukan Jangkrik itu bekerja, Sudaryono langsung […]

    Bagikan Ke Teman
  • Masa Kecil Kyai Makmur, Bupati Pemalang Pejuang Kemerdekaan

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • 0Komentar

    Tak ada yang mengira jika bayi yang lahir dari rahim Nyai Hj Rubae’ah di rumah joglo tua di Pelutan tahun 1906 silam, akan menjadi pemimpin besar di Kabupaten Pemalang. Adalah Makmur atau orang mengenalnya Kyai Makmur. Ia diangkat rakyat menjadi Bupati Pemalang ke-3 pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia. Kecerdasan dan jiwa pemimpinnya sudah menonjol sejak duduk […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less