Kodim 0711/Pemalang Sosialisasi Rekruitmen TNI-AD di Mall

Kampanye kreatif sosialisasi penerimaan calon prajurit Tentara Nasional Indonesia - Angkatan Darat (TNI-AD), oleh Kodim 0711/Pemalang, di salah satu Mall di Pemalang, Sabtu 17 Oktober 2020.FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Komando Distrik Militer (Kodim) 0711/Pemalang menggelar kampanye kreatif sosialisasi penerimaan calon prajurit Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Darat (TNI-AD). Sosialisasi itu digelar di parkiran salah satu Mall di Pemalang, Sabtu 17 Oktober 2020.

Dalam sosialisasi ini, para pengunjung diberi penjelasan terkait mekanisme serta syarat pendaftaran TNI-AD, baik Tamtama,Bintara, maupun Perwira. Pengunjung juga dikenalkan tanda pangkat, serta senjata prajurit TNI-AD.

Menurut Kapt Inf Muslih, Perwira Seksi Personalia (Pasipers) Kodim 0711/Pemalang, kegiatan ini diselenggarakan 6 bulan sekali, atau per semester. Sebelumnya, sosialisasi serupa digelar saat HUT Pemalang Ke-445, pada 24 Januari lalu, di Alun-alun Pemalang.

“Di sini kami sediakan brosur yang berisi syarat dan ketentuan mendaftar, pertama umur dari 18 tahun sampai dengan maksimal 22 tahun. Kemudian, tinggi badan minim 165 cm, untuk berat badan indeks minim kalo tinggi badan 165 cm, berarti 55 Kg, kurang lebihnya seperti itu.” kata Kapt Inf Muslih.

Kapt Inf Muslih menegaskan, dalam pendaftaran itu tidak dipungut biaya, apapun bentuknya.

Kegiatan sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI-AD yang diselenggarakan Kodim 0711/Pemalang itu mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Baik pengunjung Mall setempat, maupun mereka yang sengaja datang guna mendapatkan informasi rekruitmen TNI-AD.

“Sosialisasi ini benar-benar sangat membantu kita, generasi-generasi penerus, untuk mendapat informasi tentang rekruitmen TNI,” tutur Taufik Nurfadliyanto, salah satu pengunjung.

Kegiatan sosialisasi ini digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Para pengunjung wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan dilakukan pengecekan suhu tubuh. Kemudian, para peserta mengikuti sosialisasi dengan antri dan bergantian, itu dilakukan guna mencegah kerumunan dan tetap menerapkan jaga jarak.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan