DPT Ditetapkan, Pemilih Pilkada Pemalang Minus 3.000 Orang

Komisioner KPU Pemalang, Divisi Data dan Informasi, Aida Yunirahmawati saat ditemui usai acara penetapan DPT Pilkada Pemalang 2020 di Hall The Winner Premier Hotel, Jumat, 16 Oktober 2020. FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Jumlah pemilih dalam Pilkada Pemalang 2020 mengalami penurunan. Sebelumnya, dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS), total ada 1.109.398 pemilih. Kini, setelah melalui rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), angka itu menurun 3.381, berubah menjadi 1.106.017, dan sudah ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT), Jumat sore, 16 Oktober 2020.

Acara penetapan DPT itu digelar di Hall The Winner Premier Hotel, Pemalang. Dihadiri Bawaslu Pemalang, seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pemalang.

Saat ditemui usai acara, Komisioner KPU Pemalang, Divisi Data dan Informasi, Aida Yunirahmawati menuturkan, DPT Pilbup 2020 juga menurun dibandingkan Pemilu 2019 lalu.

“By datanya kan DPT 2019, total 1.122.858, kemudian DPT Pilbup 2020 yang baru saja kita tetapkan 1.106.017, turun 16.841,” kata Aida.

Ia menyatakan, data penurunan itu bisa dipertanggung jawabkan KPU dengan beberapa kegiatan pemutakhiran yang sudah dilakukan. Dalam pemutakhiran itu ditemui angka pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) yang besar.

“Jadi selisih antara pemilih TMS dengan pemilih barunya kan terlihat, sehingga angka penurunan itu hasil verifikasi faktual saja,” kata Aida.

Lebih lanjut Aida menuturkan, dalam DPT Pilbup 2020, jumlah pemilih pemula mencapai 8.000 orang. Mereka adalah pemilih yang menginjak usia 17 tahun pada saat hari pencoblosan 9 Desember nanti.

“Jadi sudah masuk DPT, tapi status perekamannya belum terekam. Insyaallah dalam waktu dekat, kita akan menyelenggarakan rakor, untuk mendorong Disdukcapil Pemalang, bagaimana strategi dan mekanisme bagi pemilih yang belum terekam, tetapi per- tangga 9 Desember itu sudah 17 tahun,” kata Aida.

Penulis: Eriko Garda Demokrasi
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan