Pelaksanaan Umrah Masih Menunggu Release dari Arab Saudi

0
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan, Mundakir. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO

PUSKAPIK.COM, Kota Pekalongan – Arab Saudi telah membuka penerbangan internasional dan pelaksanaan umrah secara bertahap. Kendati demikian boleh tidaknya jamaah dari Indonesia, termasuk dari Kota Pekalongan untuk turut serta umrah, masih menunggu realese dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

“Terkait dengan umrah tahun ini sesuai dengan yang disampikan oleh Direktorat Jenderal Umroh dan Haji pusat bahwa mulai dibuka penyelenggaraannya mulai 4 Oktober 2020 secara terbatas,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan, Mundakir saat ditemui di kantornya, Selasa (6/10/2020).

Terkait dengan pelaksanaannya, dijelaskan Mundakir, bahwa untuk tahap pembukaan pada 4 Oktober dengan kuota 30% hanya untuk masyrakat Arab Saudi. Kemudian pada 18 Oktober akan dibuka 75% unntuk masyarakat Arab Saudi dan sekitarnya. Terakhir 1 November dibuka sebanyak 100% agar masyarakat luar Arab Saudi dapat melaksanakan ibadah umrah.

“Menurut keterangan, jamaah Indonesia bisa masuk tanggal 1 November. Tapi saat ini kami masih menunggu release dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi, mana saja negara yang bisa mengirim jamaahnya ke Arab Saudi untuk melaksanakan umrah. Jadi kita belum tahu bisa atau tidak memberangkatkan jemaah umrah,” kata Mundakir.

Terkait jamaah Kota Pekalongan jumlah keseluruhan sebanyak 36.102 orang yang mulai melakukan pendaftaran mulai dari 27 Februari-Mei. “Itu jumlah jamaah yang seharusnya berangkat bulan Februari-Mei 2020, tetapi karena pandemi harus menunggu. Jamaah-jamaah tersebut akan diprioritaskan diberangkatkan lebih dahulu,” kata Mundakir.

Ia berpesan kepada para calon jemaah untuk sabar menunggu keputusan dan release dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi. “Yang paling penting dilakukan saat ini adalah menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan sehingga kasus Covid-19 di Indonesia dan di Kota Pekalongan menurun sehingga akan menjadi pertimbangan Arab Saudi untuk mengizinkan jamaah asal Indonesia bertandang ke Arab Saudi,” kata Mundakir.

Kontributor: Suryo Sukarno
Editor: Faisal M

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini