Sumur Warga di Brebes, Tercemar Tangki Pom Mini Bocor

FOTO/PUSKAPIK/ISTIMEWA
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Brebes ā€“ BBM jenis pertalite masuk ke sumur Warga Desa Tengki, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Ini diduga akibat kebocoran tangki BBM dari Pom mini.

Kandungan minyak dalam sumur ini diketahui hari Minggu kemarin. Sahuri (64) warga Rt 02 Rw 03, pemilik rumah awalnya hendak menguras sumur karena mengeluarkan bau minyak yang keluar dari dalam sumur.

“Sebenarnya sudah sebulan lalu mulai terasa ada bau minyak, tapi dibiarkan saja. Kemudian kemarin kemarin pas ada tetangga mau hajatan, dia minta ke saya untuk menyediakan air. Makanya hari Minggu kemarin saya kuras karena ada bau minyaknya,” kata Sahuri Senin 21 September 2020.

Untuk keperluan hajatan dan agar air sumur layak pakai, Sahuri sengaja menguras dengan menggunakan pompa diesel. Saat air mulai dipompa, keluar cairan biru mengkilat dan memiliki aroma pertalite.

Warga curiga, cairan tersebut adalah BBM yang mudah terbakar. Mereka pun mengambil sampel dan menyulutnya dengan korek api. Hasilnya, cairan tersebut dengan mudah terbakar.

“Pertama pakai bambu yang dicelupkan ke cairan itu dan pas disulut kayunya terbakar,” kata Sahuri menambahkan.

Setelah yakin minyak yang ada dalam sumur adalah pertalite, warga pun beramai ramai mengaambilnya. Mereka datang ke sumur milik Sahuri dengan membawa ember dan jeriken.

“Banyak yang mengambil dari sumur ini. Ada yang bawa ember sama jerikan. Ada mungkin sampai 70 liter yang dibawa warga,” kata Sahuri lagi.

Sahuri meneruskan, selama ini mengambil air menggunakan jet pump. Namun air yang didapat hasilnya bening.

“Pipa jet pump ini kan berada di dasar sumur. Sementara minyaknya itu kan diatas air. Jadi tidak terbawa kalau dipompa pakai jet pump. Nah setelah dikuras pakai diesel baru terbawa semua isinya,” beber Sahuri.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Tengki, Ahmad Saripin, membenarkan sumur warganya mengeluarkan minyak. Menurut kades, kejadian ini akibat bocornya tangki penampungan BBM salah satu pom mini.

“Dugaan kami karena ada kebocoran karena sekitar 40 sampai 50 meter dari sini ada pom mini. Memang pemilik pom mini sudah mengakui beberapa bulan lalu tangkinya sempat rusak,” jelas Kades Tengki.

Fasikhin (28) salah seorang pemilik pom mini mengaku pernah kehilangan 350 liter pertalite. Kejadian ini sekitar bulan Juli lalu, dimana tangki kapasitas 350 liter yang diisi penuh tiba tiba hilang.

“Sekitar Juli lalu memang pernah kehilangan 350 liter pertalite. Baru diisi dua hari hilang, padahal belum banyak yang beli. Dulu penampungannya pakai semacam drum dan ternyata keropos jadi minyaknya merembes ke tanah. Tapi setelah kejadian itu langsung diganti pakai tangki plastik (toren air),” ujar Faskhin.

Sumur denga diameter 100 cm dengan kedalaman 5,5 meter ini dibuat tahun 1966. Setelah tercemar rembesan minya, sumur ini sekarang tengah dibersihkan.

Kontributor : Fahri Latief
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan