2.619 Pelaku UMKM di Kota Pekalongan Ajukan Bansos Produktif
- calendar_month Sen, 31 Agu 2020

Berdasarkan data Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, sebanyak 2.619 pelaku UMKM di Kota Pekalongan telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan Bansos Produktif. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Bantuan sosial produktif senilai Rp2,4 juta yang digelontorkan pemerintah pusat bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai diburu, termasuk di Kota Pekalongan. Tercatat, berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, sebanyak 2.619 pelaku UMKM di Kota Pekalongan telah mengajukan permohonan untuk mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) Produktif.
Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Bambang Nurdiyatman mengungkapkan, terhitung sejak diinformasikannya adanya bantuan stimulus yang bakal dikucurkan Pemerintah Pusat untuk pelaku UMKM terdampak COVID-19, ratusan pelaku UMKM di Kota Pekalongan mendatangi Kantor Dindagkop-UKM untuk memastikan mekanisme pengajuan bantuan sekaligus menyerahkan berkas-berkas pengajuan bantuan tersebut.
“Antrean ini sudah berlangsung kurang lebih dua minggu ini di mana mereka datang ke sini untuk mengajukan bantuan sosial produktif dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan dan Koperasi RI untuk 12 juta UMKM se-Indonesia sebesar Rp2,4 juta per UMKM, tidak hanya untuk kuota Kota Pekalongan saja,” kata Dodik, sapaan akrab Bambang Nurdiyatman di ruang kerjanya, Senin (31/8/2020).
Menurut Dodik, rata-rata setiap hari sebanyak 150-200 pelaku UMKM datang ke kantor Dindagkop-UKM untuk mengajukan bantuan stimulus berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) tersebut. Pihaknya meminta bagi para pemohon bantuan harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman antara satu dengan lainnya dan menghindari keramaian.
- Penulis: puskapik