Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Manfaatkan Krisis untuk Lompatan Besar
- calendar_month Jum, 14 Agu 2020

Wali Kota Pekalongan, Saelany Machfudz didampingi Sekda Sri Ruminingsih bersama perwakilan Kepala OPD menyaksikan sekaligus mengikuti sidang tahunan MPR di Ruang Kresna Setda Kota Pekalongan. FOTO/PUSKAPIK/SURYO SUKARNO

PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan mengikuti sidang Tahunan MPR yang dilaksanakan secara virtual melalui live streaming Youtube dari Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020. Wali Kota Pekalongan, Saelany Machfudz didampingi Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih bersama perwakilan Kepala OPD menyaksikan sekaligus mengikuti secara khidmat sidang yang digelar bersamaan dengan Sidang Bersama DPR RI, DPD RI, dan Pidato Kenegaraan Presiden dalam menyampaikan RAPBN 2021, di Ruang Kresna Setda Kota Pekalongan. Sidang ini rutin diadakan menjelang Upacara Kemerdekaan setiap 17 Agustus.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan mengenai laporan kinerja lembaga-lembaga negara, dan pidato dalam rangka HUT ke-75 RI. Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta beberapa menteri dan pimpinan lembaga negara juga hadir dalam sidang tersebut. Antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Ketua DPR RI Puan Maharani.
Saat memberikan sambutan pidato kenegaraan, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pemerintah sedang melakukan upaya besar untuk membangun kemandirian ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 belum berakhir. Karena itu, Presiden Jokowi mengajak masyarakat memanfaatkan momentum krisis untuk membuat lompatan-lompatan besar.
“Sebanyak 215 negara, tanpa terkecuali sedang menghadapi masa sulit di tengah pandemi Covid-19. Dalam catatan WHO sampai dengan tanggal 13 Agustus kemarin, terdapat lebih dari 20 juta kasus di dunia. Krisis perekonomian dunia juga terparah dalam sejarah. Di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi negara kita masih plus 2,97%, tapi di kuartal kedua kita minus 5,32%. Saya menyambut hangat, seruan moral penuh kearifan dari para ulama, para pemuka agama dan tokoh-tokoh budaya, agar menjadikan momentum musibah pandemi ini sebagai sebuah kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar,” tutur Presiden Jokowi.
- Penulis: puskapik