Suami Hilang Kontak di Kapal China, Warga Tegal Surati Presiden Jokowi
- calendar_month Sel, 4 Agu 2020

Ingrid Frederica menunjukan foto sang suami Samfarid Fauzi. FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

PUSKAPIK.COM, Kramat – Resah dan khawatir dirasakan Ingrid Frederica (31), warga Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Ibu satu anak ini sudah hampir satu tahun hilang kontak dengan suaminya Samfarid Fauzi (32) yang bekerja di sebuah Kapal ikan FU YUAN YU milik perusahaan China.
Ingrid menuturkan, suaminya bekerja di Kapal FU YUAN YU sejak April 2018 melalui jasa penyalur PT PUNCAK JAYA SAMUDRA yang berkantor di Jalan HOS Cokroaminoto Lingkar Selatan, Kabupaten Pemalang dengan masa kontrak selama 2 tahun. Mestinya, masa kontrak kerja suaminya telah habis pada April 2020. Namun sampai saat ini suaminya belum juga pulang, bahkan tidak diketahui keberadaannya.
“Jadi kalau yang saya heran gini lho. Ini suami saya kan sudah finish kontrak nih. Kenapa kok gak bisa bilang aja. yang wayahe pulang ya pulang. Mungkin kalau belum finish kontrak susah pulang oke lah saya bisa maklumin. Kini sudah finish kontrak pun mentok diplomasinya. Itu yang saya heran,” kata Ingrid.
Ingrid mengungkapkan, ia terakhir berkomunikasi dengan suaminya pada Agustus 2019. Sang suami sempat mengatakan ingin pulang karena tidak betah bekerja di kapal. Melalui pesan WhatsApp sang suami menceritakan kepedihannya soal pekerjaan yang tidak sesuai dengan perjanjian kontrak kerja.
“Jadi kapal itu nggak sesuai perizinannya. Apa aja diambilin. Kalau ada buaya , juga buaya yang dipancing,” kata Ingrid menirukan penuturan sang suami.

Kenzi (6) anak semata wayang Ingrid dan Samfarid menunjukan kertas bertuliskan permintaan tolong kepada Presiden Jokowi. FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO
- Penulis: puskapik