Tambah Empat Kasus, Satu Positif Covid-19 dari Klaster Sokawangi

Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo saat konferensi pers di posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Senin malam, 13 Juli 2020. FOTO/PUSKAPIK/DEDI MUHSONI
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Kasus Covid-19 di Kabupaten Pemalang kembali bertambah empat. Satu orang berasal dari klaster Sokawangi, adapun tiga lainnya dari wilayah lain di Kecamatan Comal, Taman, dan Bantarbolang.

Juru Bicara Penanganan Covid 19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo dalam konferensi pers di posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Senin malam, 13 Juli 2020 mengatakan, Gugus Tugas telah melakukan tes swab terhadap 168 orang dari klaster Taman. Dari jumlah itu, satu orang dengan inisial T (55) jenis kelamin perempuan terkonfirmasi positif Covid-19. Dia merupakan hasil penelusuran keluarga yang positif corona dari Desa Sokawangi sebelumnya.

Selain itu, penambahan positif Covid-19 juga terjadi di wilayah lain yaitu inisial N (66), yang tinggal di Kecamatan Taman; YS (26), laki laki tinggal di Kecamatan Bantarbolang; dan SS (88), perempuan warga Kecamatan Comal.

“Untuk inisial T memiliki riwayat kontak fisik dengan pasien yang kebetulan masih keluarga dari Sokawangi, dan untuk SS yang dari Comal juga sama memiliki riwayat masih keluarga yang dulu terkonfirmasi positif corona,” kata Tutuko.

Sementara itu, tim Gugus Tugas Penaganan Covid-19 juga menerima laporan adanya dua pasien positif corona dinyatakan sembuh. Mereka berinisial SU (40), laki laki warga Kecamatan Taman, dan AA (27), laki laki dari Kecamatan Comal.

“Dua orang yang di nyatakan sembuh saat ini telah dikembalikan kepada keluarga untuk menjalani pemulihan di rumah masing masing,” katanya.

Seiring ada penambahan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Covid-19 juga telah melakukan monitoring dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Taman mulai 9 hingga 23 Juli 2020. Monitoring itu dilakukan di beberapa pasar, mal, dan pabrik.

“Monitoring dan sosialisasi akan terus dilakukan selama 14 hari, untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan selalu jaga jarak, cuci tangan dan memakai masker,” kata Tutuko.

Hingga kini jumlah keseluruhan yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 59 orang. Rinciannya 21 orang masih menjalani perawatan, 35 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.

Penulis: Dedi Muhsoni
Editor: Faisal M

Iklan

Tinggalkan Balasan