Harga Bawang Merah Turun, Bawang Pemalang Tetap Paling Diminati

FOTO/PUSKAPIK/DEDI MUHSONI
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Saat pandemi virus Corona, tidak semua harga komuditi pangan terus melonjak. Nyatanya harga bawang merah di pasaran turun harga. Untuk jenis bawang merah menjadi Rp 30.00 dari yang semula Rp 50.000, per kilogram.

Panen raya di beberapa wilayah di Jawa Tengah membuat harga bawang merah terus menurun dan tembus di harga Rp 30.00 dari yang semula Rp 50.000. untuk ukuran medium.

Ditemui di kediamannya seorang distributor bawang merah Yanti (40), warga Petarukan, menyebut, untuk satu bulan terakhir, harga bawang merah mengalami fluktuasi atau tidak menentu mulai ditingkat petani hingga di pasaran. Itu disebabkan di beberapa wilayah di Jawa Tengah bagian timur seperti Kudus dan Pati yang sedang panen raya.

“Mau tidak mau, harga bawang mengikuti dari ketersediaan barang bahkan untuk terkahir kami menjual 28 ribu per kilogram untuk dijual ketingkat agen,” katanya.

Meski demikian kata Yanti, permintaan bawang merah dari petani Pemalang, Tegal dan Brebes sangat diminati para pembeli karena aroma bawang lebih menyengat dibandingkan bawang dari daerah lain.

“Bawang merah dari Pemalang, Tegal dan Brebes kualitasnya jauh lebih bagus dari segi aroma yang pedas menyengat,” katanya.

Terpisah, petani bawang merah di wilayah Kaligelang, Kecamatan Taman Sunadi (50) pasrah dengan harga bawang yang berubah ubah. Sebab bawang yang ditanam baru bisa di panen dua Minggu kedepan dan apakah harganya nanti bisa naik atau turun dari harga sekarang.

“Harga bawang terus berubah, padahal tanaman bawang saya baru bisa dipanen dua minggu lagi, khawatir jika harganya malah turun,” kata Sunadi.

Penulis : Dedi Muhsoni
Editor : Amin Nurrokhman

Iklan

Tinggalkan Balasan