Belasan Anak Jalanan di Pemalang Dirazia, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Belasan anak jalanan, Kamis malam 11 Juni 2020, Dirazia SATPOL PP Pemalang. Foto/Puskapik/Dokumentasi Satpol PP
KLIK Untuk Ikut Polling sekarang!

PUSKPAIK.COM, Pemalang – Petugas Satpol PP Pemalang merazia belasan anak jalanan yang biasa berada di sejumlah titik keramaian. Razia bersar-besaran itu dilakukan usai polisi menangkap dua anak jalanan yang melakukan penodongan dan pengeroyokan terhadap warga di jalan raya Ampelgading-Comal.

Razia yang digelar, Kamis malam, 11 Juni 2020, ini menyisir di sejumlah lokasi keramaian yang ada di Kabupaten Pemalang. Kebanyakan dari anak jalanan dan pengamen ini beroperasi di tiap-tiap lampu merah.

Kepala Satpol PP Pemalang, Wahyu Sukarno menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk menegakkan Perda tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Pengamen di wilayah Kabupaten Pemalang. “Total ada 18 orang yang kami amankan,” ungkap Wahyu.

Ke-18 anak jalanan yang diamankan 9 diantaranya di perempatan lampu merah Gandulan. Sedangkan 9 orang lainnya diamankan dari perempatan lampu merah Comal.

Di wilayah Comal, selain mengamankan 9 anak jalanan, turut pula diamankan 1 unit sepeda motor dan senjata tajam. Sementara di titik-titik lainnya yang biasa jadi tempat mangkat anak jalanan saat disantroni dalam keadaan sepi.

“Mereka yang diamankan didata di Kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan. Sebagian besar bukan warga Pemalang,” imbuh Wahyu.

Wahyu menambahkan, razia ini juga bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Pemalang. “Ada informasi dan pengaduan ke kami bahwa keberadaan anak jalanan sudah meresahkan warga. Atas laporan ini, kami bertindak cepat,” tandasnya.

Sebelumnya, aparat Kepolisian Sektor Ampelgading, Pemalang, menangkap 2 anak jalanan yang melakukan penodongan dan pengeroyokan terhadap pengendara di jalan raya Ampelgading-Comal. Aksi kriminal ini terjadi, Kamis dinihari, 11 Juni 2020, sekitar pukul 02.30 WIB.

Korban, Sudarmanto, warga Kelurahan Bojongbata, Pemalang, dihentikan di jalan oleh sekelompok anak jalanan dan ditodong dengan golok. Oleh kelompok anak jalanan ini, korban yang sempat melawan saat dimintai uang dan handphone akhirnya dikeroyok.

Aparat Polsek Ampelgading yang mendapatkan laporan penodongan dan penganiyaan tersebut langsung bergerak ke lokasi kejadian. Dua pelaku berhasil ditangkap dan ditahan di Mapolsek Ampelgading, sementara pelaku lainnya melarikan diri.

Penulis : Heru Kundhimiarso

Iklan

Tinggalkan Balasan