Cegah Corona, Purwokerto ‘Diguyur’ Disinfektan

FOTO/PUSKAPIK/ITIMEWA

PUSKAPIK.COM, Banyumas – Untuk mencegah penyebaran Covid – 19 (virus Corona), Kota Purwokerto disemprot desinfektan, Kamis 26 Maret 2020 siang. Penyemprotan dilakukan pada tiga jalur utama, yakni Alun- alun Purwokerto- Berkoh, Alun- alun Purwokerto – Polres Banyumas, dan Alun- alun Purwokerto-Jalan Bank, Jalan Gatot Subroto – Satlantas Polres Banyumas.

Penyemprotan dilakukan oleh gabungan petugas, mulai dari Polisi, TNI, PMI dan Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui BPBD, dengan mempergunakan berbagai kendaraan, mulai water cannon, mobil pemadam kebakaran, tangki milik Dinas Pekerjaan Umum Banyumas, hingga mobil bak terbuka.

Kegiatan dipandu langsung unsur Forkompinda, Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolresta dan Komandan Kodim 0701 Banyumas. Termasuk dari pihak Korem 071 Wijayakusuma.

Bupati Achmad Husein, selaku juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 mengatakan, ide penyemprotan dari Kapolresta dan Dandim ini fokus ke jalur-jalur yang jarang terkena sinar matahari. Termasuk ke pasar-pasar dan jalan-jalan gang yang masuk daerah rawan.

“Saya juga sudah minta di wilayah Desa Kemiri Sumpiuh, Kracak Ajibarang dan Kelurahan Purwokerto Lor, juga akan disemprot khusus. Karena tiga pasien dalam pengawasan yang positif Covid-19, berasal dari daerah itu,” kata Husein.

Sementara itu Kapolresta Banyumas Kombes Polisi Whisnu Caraka, mengatakan, pihaknya menurunkan 50 personil, dan satu water cannon dengan kapasitas 6 ribu liter untuk melakukan penyemprotan. Kegiatan bertujuan selain untuk membunuh virus, juga memberi rasa aman bagi warga kota Purwokerto. Karena sudah ada tiga warga Banyumas, yang dinyatakan positif corona, selain itu terdapat belasan pasien dalam pengawasan dan ratusan orang dalam pemantuan.

“Dengan penyemprotan ini diharapkan, untuk menimbulkan kesadaran kepada masyarakat menjaga kebersihan. Juga memberikan atau menaikkan mental masyarakat, agar tidak panik,” kata Whisnu Caraka.

Kepala Markas PMI Banyumas Megianto mengatakan, pihaknya ikut melakukan penyemprotan kota Purwokerto dengan melibatkan belasan personil. Selain itu, PMI Banyumas dalam sehari melakukan penyemprotan hingga 20 tempat, atas permintaan warga. Sejak pasien pertama virus corona di Banyumas.

“Kami telah melakukan beberapa tempat penyemprotan, untuk mencegah covid- 19, kegiatan ini dilakukan sejak 17 Maret 2020,” katanya.

Penyemprotan disinfektan tidak hanya dilakukan di dalam kota Purwokerto, namun juga dilakukan di desa- desa. Mereka mempergunakan dana desa, untuk melakukan pemyemprotan disinfektan di sejumlah tempat umum di desa.

Penulis : Amin Nurrokhman

Tinggalkan Balasan