Pengunjung Pasar di Pemalang Dicek Suhu Tubuh

FOTO/PUSKAPIK/DEDI MUHSONI

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi pengunjung pasar tradisional, wajib cuci tangan dan tes suhu badan sebelum masuk ke pasar. Hal itu dilakukan untuk mencegah dan memutus kemungkinan penularan Covid-19.

Sebelum masuk pasar, pengunjung pasar wajib mencuci tangannya dengan sabun yang sudah disediakan di setiap sudut pintu masuk. Di pintu utama Pasar Pagi misalnya, selain wajib cuci tangan dengan sabun, pengunjung juga dicek suhu tubuhnya dan jika suhu di atas 37 derajat maka pengunjung tidak diperbolehkan masuk.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pemalang, Hepi Priyanto, membenarkan, setiap pasar di wilayahnya sudah mengantisipasi pencegahan penularan Covid 19 dengan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun.

“Petugas pasar selalu mengingatkan kepada pengunjung pasar agar cuci tangan sebelum masuk pasar. Bahkan mereka juga dicek suhu tubuhnya, dan itu berlaku di semua pasar di Pemalang,” kata Hepi, Rabu 25 Meret 2020.

Terpisah, Kepala Pasar Pagi, Suwatno, mengaku pengunjung pasar mengalami penurunan lebih dari 50% sebelum ada isu penyebaran Covid 19. Masyarakat cenderung takut untuk bepergian ke pasar. “Tidak seperti biasanya saat sebelum ada isu corona, kini pasar sepi pengunjung dan harga harga dagangan ada yang naik,” kata Suwatno.

Dari data harga operasi pasar di Pasar Pagi Pemalang pada Minggu terkahir ini, tercatat harga kebutuhan pokok hampir keseluruhan ada kenaikan harga. Seperti harga beras premium saat ini Rp.10.500 per Kg, minyak goreng ukuran 1 liter dibandrol Rp. 11.500, Terigu Rp.7.500 per Kg, daging Rpm 75.000 per Kg, bakso Rp.50.000 per 1/5 Kg, bawang putih Rp.17.000 per 1/5 Kg.

Penulis : Dedi Muhsoni
Editor : Amin Nurrokhman

Tinggalkan Balasan