Kamis, 1 Jan 2026
light_mode

Petaka Corona

  • calendar_month Sel, 24 Mar 2020

DI TENGAH mewabahnya pandemi Covid-19, krisis ekonomi mengancam Indonesia. Warga kelas menengah ke bawah tersentak, setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan social distancing. Pembatasan ruang gerak warga dan ruang-ruang publik, berdampak tersendatnya aktivitas ekonomi, bahkan sebagian terhenti total.

Benar bahwa pemberlakuan social distancing bertujuan menekan penyebaran virus corona. Tak salah. Karena pemerintah tentu bertanggung-jawab melindungi warganya dari wabah penyakit yang mematikan ini. Jumlah korban harus ditekan seminimal mungkin (jika belum bisa dibasmi secara tuntas), agar korban tidak terus berjatuhan.

Pro kontra pun bermunculan. Sebagian publik menilai, kebijakan pemerintah sudah tepat. Bahkan tak sekedar social distancing, pemberlakuan lockdown atau isolasi wilayah sudah perlu diberlakukan. Harapannya, wabah Covid-19 tak menjalar kemana-kemana.

Namun sebagian lagi menilai, hal itu belum perlu dan dianggap bentuk kepanikan yang berlebihan. Apalagi kebijakan ini tidak diimbangi dengan skenario kebijakan dampak sosial dan ekonominya, khususnya warga kelas bawah.

Panik berlebihan? Bisa iya, bisa juga tidak. Ketakutan ini tentu cukup beralasan, mengingat saat ini jumlah warga yang dinyatakan positif terkena virus corona di Indonesia tercatat sebanyak  579 kasus, 49 diantaranya meninggal dunia. Tentu angka yang tidak bisa dipandang remeh.

Bahkan di tengah segala keterbasan peralatan yang serba minim, tenaga medis harus berjibaku menangani pasien corona. Dari soal alat pelindung diri (APD), obat-obatan, peralatan medis, hingga rumah sakit rujukan yang serba minim. Dampaknya, antrean panjang warga yang sakit dan belum tertangani, padahal membutuhkan pertolongan, makin menyumbang kepanikan.

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dindikbud Tak Beri Solusi Soal PPG, Guru Honorer Ngadu ke DPRD

    Dindikbud Tak Beri Solusi Soal PPG, Guru Honorer Ngadu ke DPRD

    • calendar_month Sen, 7 Mar 2022
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, PEMALANG – Guru honorer di Kabupaten Pemalang mengeluh tak bisa mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) karena terkendala status SK. Akibatnya mereka tidak memiliki sertifikat pendidik sebagai modal seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Belasan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) Kabupaten Pemalang, Senin 7 Maret 2022, beraudiensi dengan DPRD serta […]

    Bagikan Ke Teman
  • Akhir Tahun Ini, Pembangunan Pasar Wiradesa Pekalongan Selesai

    Akhir Tahun Ini, Pembangunan Pasar Wiradesa Pekalongan Selesai

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • 130Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melakukan kunjungan kerja sekaligus survei lokasi proyek rehabilitasi pembangunan Pasar Wiradesa. Dia didampingi para kepala OPD terkait, Kapolsek Wiradesa AKP Aris Suharsono,SH, Kepala UPT Pasar Wiradesa Trisnanto serta Proyek Manager PT PP Urban ( pengembang pasar ) Mara. Dijelaskan bupati, pembangunan Pasar Wiradesa ada 28 rumah warga yang […]

    Bagikan Ke Teman
  • Kasus Penganiayaan Anggota LBH Ansor Pemalang, Tunggu Jadwal Sidang

    Kasus Penganiayaan Anggota LBH Ansor Pemalang, Tunggu Jadwal Sidang

    • calendar_month Sen, 4 Jan 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang-Berkas kasus penganiayaan yang melibatkan sejumlah orang tak dikenal terhadap salah satu anggota LBH Ansor Pemalang, Mufidi dinyatakan sudah lengkap atau P-21. Ini disampaikan oleh kuasa hukum korban, Helmy Nuki Nugroho kepada puskapik.com melalui pesan WA. “Sudah P-21 (lengkap-red) di kejaksaan, tinggal menunggu jadwal sidangnya saja, ” ungkapnya, Senin 4 Januari 2021. Menyoal pelaku, […]

    Bagikan Ke Teman
  • Hasil Rapid Test Reaktif, 11 Anggota DPRD Pemalang Dipastikan Negatif Corona

    Hasil Rapid Test Reaktif, 11 Anggota DPRD Pemalang Dipastikan Negatif Corona

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPAIK.COM, Pemalang – Seluruh anggota DPRD Pemalang dipastikan bebas dari Covid-19. Hal ini diketahui setelah hasil uji swab terhadap 11 wakil rakyat, yang sebelumnya reaktif dalam rapid test, ternyata negatif. Kabar baik ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang, Junaedi dalam konferensi pers di Pendopo Pemkab Pemalang, Kamis malam, 4 Juni 2020. Pada […]

    Bagikan Ke Teman
  • Distribusi Bantuan Pangan Naik Level, Bulog Tegal Turunkan Minyak Goreng

    Distribusi Bantuan Pangan Naik Level, Bulog Tegal Turunkan Minyak Goreng

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

      TEGAL puskapik.com – Perum Bulog Kantor Cabang Tegal mempercepat penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Oktober-November 2025. Distribusi yang sudah berjalan di sejumlah kabupaten itu ditarget rampung serentak di seluruh wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan minggu depan. Kepala Bulog Tegal, Agung Rochman mengatakan, percepatan di lakukan karena jumlah penerima di wilayah kerjanya mencapai sekitar 619 ribu jiwa. […]

    Bagikan Ke Teman
  • Kukuhkan Da’i Kamtibmas, Bupati Pemalang: Kikis Radikalisme dan Terorisme

    Kukuhkan Da’i Kamtibmas, Bupati Pemalang: Kikis Radikalisme dan Terorisme

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Puluhan da’i Kamtibmas Polres Pemalang dikukuhkan Bupati, Mukti Agung Wibowo, dan Kapolres, guna memberikan pencerahan, membina umat, memberi dan menerima informasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pengukuhan itu dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pemalang siang tadi, Selasa 6 April 2021, dihadiri jajaran Forkopimda, para ulama dan habib. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Pemalang, […]

    Bagikan Ke Teman
expand_less