Jalur Alternatif Tegal – Pemalang Ambles

Sebuah kendaraan melintas di salah satu titik jalan yang ambles di ruas jalan propinsi penguhubung Kabupaten Tegal dan Pemalng, tepatnya di Kecamatan Jatinegara, Minggu petang (15/03/2020).FOTO/PUSKAPIK/WIJAYANTO

PUSKAPIK.COM, Slawi – Ruas jalan propinsi penghubung Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Pemalang, mengalami ambles dan longsor. Pantauan Puskapik, sampai Senin pagi (16/03/2020), sedikitnya terdapat tiga titik yang kondisinya cukup parah, yakni di ruas Desa Lebakwangi, Capar dan Penujah, di Kecamatan Jatinegara, Tegal.

Di tiga ruas titik tersebut, badan jalan terlihat ambles karena pondasinya tergerus longsor. Kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, terlebih jika melintas pada malam hari serta dalam keadaan hujan karena belum ada penerangan jalan. Apalagi, sisi kanan dan kiri jalan terdapat lereng yang cukup terjal.

Di setiap titik jalan yang rusak dipasang Drum dan tali sebagai rambu-rambu bagi pengguna jalan. Ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, mengingat volume kendaraan yang melintas di ruas jalan ini cukup padat.

Beruntung, warga setempat secara sukarela mengatur lalu-lintas sehingga cukup membantu para pengguna jalan kelancaran lalu lintas. Kerusakan jalan sudah terjadi sejak sebulan lalu, namun belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

“Rusaknya karena musim hujan. Awalnya longsor di pondasinya, kemudian ambles,” kata Danang (28), salah seorang warga.

Danang berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang ambles dan longsor agar kondisinya tidak semakin parah.

“Kalau bisa cepat diperbaiki biar nggak tambah ambles. Jalan ini ramai dari Tegal dan Pemalang. Apalagi nanti kalau Lebaran. Karena jalur ini biasanya padat pemudik untuk jalur alternatif” kata Danang.

Penulis : Wijayanto
Editor : Amin Nurrokhman

Tinggalkan Balasan