Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Lapas Kelas IIA Pekalongan Berdayakan Warga Binaan dalam Ketahanan Pangan 

  • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekalongan berkomitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dengan mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Program ini sejalan dengan arahan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang berfokus pada pengembangan keterampilan serta pemberdayaan warga binaan agar dapat berkontribusi pada ketahanan pangan.
Kalapas Pekalongan, Asih Widodo, mengungkapkah bahwa, saat ini, Lapas Kelas IIA Pekalongan telah melaksanakan sejumlah program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dan perikanan. Dimana, untuk bidang pertanian, warga binaan telah diajarkan menanam berbagai jenis sayuran dan buah, seperti pare, timun, jambu, kangkung, dan kacang panjang.
“Kangkung menjadi salah satu hasil panen unggulan dengan rata-rata produksi per bulan mencapai 40-50 kg, dengan masa tanam hingga panen sekitar 50 kg. Tiga orang warga binaan turut berperan aktif dalam program pertanian ini,”ucapnya.
Selain itu, lanjut Kalapas Asih menjelaskan, untuk bidang perikanan juga berkembang pesat dengan melibatkan 13 warga binaan dalam pengelolaan empat kolam aktif. Adapun jenis ikan yang dibudidayakan di kolam tersebut meliputi ikan nila, lele, dan gurame. Keberhasilan program perikanan ini diharapkan mampu menambah kontribusi Lapas Kelas IIA Pekalongan dalam mendukung ketahanan pangan lokal dan nasional.
“Namun, perjalanan program ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Kondisi seringnya terjadi banjir serta lahan yang terlalu basah menjadi hambatan dalam pengembangan pertanian, terutama sayuran. Selain itu, suhu yang terlalu tinggi juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman sehingga hasil panen tidak maksimal,”jelasnya.
Menurutnya, dalam upaya menanggulangi tantangan tersebut, tim bimbingan kerja (Bimker) Lapas Kelas IIA Pekalongan tengah merencanakan untuk membudidayakan jamur tiram sebagai alternatif. Saat ini, riset sedang dilakukan untuk memastikan kesesuaian jamur tiram dengan kondisi lingkungan yang ada. Dengan berbagai upaya dan inovasi yang terus dilakukan ini, Kalapas Asih menegaskan bahwa, Lapas Kelas IIA Pekalongan diharapkan dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan serta memberdayakan warga binaan sebagai tenaga yang produktif dan terampil.
“Kami terus mencari solusi dan inovasi agar kendala yang ada tidak menghambat produktivitas warga binaan. Kami ingin Lapas Pekalongan berkontribusi nyata dalam ketahanan pangan dan mempersiapkan warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat,”tandasnya.  (**)
Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Hujan Omset Penjual Buah Turun

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • 0Komentar

    BATANG (PUSKAPIK)- Musim hujan omset penjual buah menurun drastis dan buah cepat membusuk. Pedagang kesulitan menjual karena sepi pembeli. Suyati, penjual buah di pasar Limpung, Batang, Jumat (14/2/2020) menginformasikan kepada Puskapik, musim hujan omset turun sampai 50%, bahkan sampai 80% saat Januari lalu. “Awal masuk penghujan buah tidak laku dan kita sempat buang berkilo kilo […]

    Bagikan Ke Teman
  • Beri Stimulus UMKM Terdampak Covid-19, Pemkot Pekalongan Salurkan Bansos JPE

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Pandemi virus corona telah menghantam berbagai sendi perekonomian. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu subsektor yang harus mendapat perhatian karena peran sentral dalam menopang perekonomian daerah. Karena itu, Pemerintah Kota Pekalongan bergerak cepat menyelamatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pekalongan dengan menyalurkan bantuan sosial Jaring […]

    Bagikan Ke Teman
  • Putus Rantai Penularan Covid-19, Satgas Kota Pekalongan Intensifkan Operasi Yustisi

    • calendar_month Rab, 24 Feb 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekalongan yang terdiri dari jajaran Satpol PP, Kodim 0710 dan Polres Pekalongan Kota terus mengintensifkan operasi yustisi di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro pada 9-22 Februari 2021. Operasi yustisi terkait kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker dan pengawasan jam tutup operasional toko. Kepala Seksi Operasional dan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Duh! Lelang Proyek Perbaikan Jalan di Pemalang Dibatalkan, Kenapa?

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • 136Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Rencana perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pemalang tiba-tiba dibatalkan. Itu terlihat di website layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Pemalang. Dalam laman lpse.pemalangkab.go.id tertera, ada 8 tender (lelang) proyek yang dibatalkan diantaranya 7 proyek rekonstruksi jalan serta 1 proyek pelebaran jalan, diantaranya : 1. Rekonstruksi Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Jenderal […]

    Bagikan Ke Teman
  • Disnaker Pastikan UMK Pemalang 2024 Naik

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • 2Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memastikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kabupaten Pemalang tahun 2024 mengalami kenaikan. Rencananya kenaikan bakal diumumkan pekan depan. Itu diungkapkan Titik Widiastuti, Kepala Bidang Hubungan Industrial, Syarat Kerja dan Jaminan Sosial (Hubinsyakel dan Jamsos) Disnaker Kabupaten Pemalang, Rabu 15 November 2023. Kepastian kenaikan UMK ini seiring ditetapkannya Peraturan Pemerintah […]

    Bagikan Ke Teman
  • Budhi Rahardjo Mantan Sekda Yang Pegang Teguh Filosofi Jawa

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2019
    • 0Komentar

      PEMALANG (PuskAPIK) – Menengok sosok Drs. Budhi Rahardjo MM, tidak lepas juga kalau kita kembali ke memori saat BR, begitu dia sering disapa mulai berkarir. 33 tahun mengabdi di Pemkab Pemalang sebagai PNS, terakhir menjabat Sekda Pemalang hampir 8 tahun, dengan pangkat PNS IV/E (pangkat tertinggi). Kesenangan BR adalah off road dan mengikuti komunitas […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less