Sabtu, 30 Agu 2025
light_mode

Sidak 4 Pasar Tradisional, Tim JKPD Kota Pekalongan Jamin Keamanan Pangan Masyarakat

  • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
PUSKAPIK.COM, Pekalongan  – Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Kota Pekalongan yang terdiri dari Dinperpa, Satpol P3KP, Dinkes, Dindagkop-UKM, Polres Pekalongan Kota melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di 4 pasar tradisional yang ada di Kota Pekalongan untuk mengantisipasi pemakaian bahan berbahaya pada bahan makanan seperti pewarna sinteris, boraks, formalin, dan pestisida. Adapun pasar yang disidak yaitu Pasar Banyurip, Podosugih, Sorogenen, dan Grogolan.
Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati mengungkapkan bahwa, dalam sidak ini, tim JKPD mengambil sampel dan melakukan pengujian terhadap sejumlah bahan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat seperti tahu, beras, sayuran, buah-buahan, aneka frozen food, bakso, daging sapi, dan lain-lain. Sampel makanan tersebut kemudian di uji di Lab Dinperpa terkait kandungan yang ada di dalamnya.
“Apakah mengandung bahan tambahan kimia yang ada di dalamnya, seperti apakah ada kandungan boraks, pestisida, Rhodamin B, klorin, dan sebagainya. Sesuai tupoksi, kami di Dinperpa memiliki kewenangan dalam rangka memastikan keterjaminan mutu dan kualitas pangan, disamping ketersediaan bahan pangan, stabilitas harga, distribusi pasokan, dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar masyarakat selaku konsumen terjamin keamanan pangannya ketika mengonsumsi bahan pangan yang dibelinya,”ujar Lili saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan sidak di Pasar Grogolan Kota Pekalongan, Rabu (23/10/2024).
Menurutnya, Kota Pekalongan ini merupakan daerah pusat konsumen, dimana barang-barang yang dijual di pasar-pasar tradisionalnya dipasok dari daerah Kota/ Kabupaten sekitar. Dengan demikian, perlunya memberikan keterjaminan keamanan pangan. Dari pemerintah terus mengajak masyarakat untuk mengonsumsi sayur dan buah-buahan dari petani lokal agar terjamin keamanan pangannya. Lili menegaskan, jika dalam sidak ini ada sampel yang mengandung bahan berbahaya, maka pihaknya akan memberikan teguran kepada pedagang agar tidak menjual kembali produk pangan tersebut ke masyarakat.
“Selanjutnya, kami berikan edukasi dan pendampingan agar mereka  tidak menggunakan bahan kimia berbahaya yang merusak kesehatan masyarakat. Masyarakat dihimbau untuk meneliti produk-produk bahan pangan yang akan dibeli, cek terlebih dahulu apakah sudah ada izin registrasi PIRT, Depkes, PSAT, maupun tanggal kadaluarsanya. Jika sudah tertera hal tersebut, maka bisa dipastikan aman dikonsumsi. Jangan buru-buru tergiur dengan penampilan bahan pangan yang terlalu mencolok warnanya, sebab dikhawatirkan bahan pangan itu mengandung pewarna sintetis,”bebernya.
Salah seorang pembeli di Pasar Grogolan, Lina mengaku senang dan apresiasi atas langkah tim JKPD Kota Pekalongan yang secara rutin menggelar sidak di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kota Pekalongan. Dengan adanya sidak ini, masyarakat selaku konsumen bisa lebih terjamin keamanan pangannya terhadap produk-produk yang dibelinya.
“Jadi masyarakat bisa mengetahui bahan pangan mana yang mengandung bahan kimia berbahaya, seperti pada mie yang rentan diberi formalin atau pewarna sintetis agar lebih menarik konsumen. Kasihan juga jika masyarakat membeli bahan pangan yang berbahaya dan tidak sehat. Kalau ada sidak seperti ini, ada kepedulian dari pemerintah melalui dinas terkait untuk menjamin keamanan pangan yang beredar di pasaran dan dikonsumsi masyarakat sehari-hari,”tandasnya. (**)
Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertanggungjawaban APBD 2022, Pemkab Pemalang Jawab Pandangan Umum Fraksi

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • 2Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menanggapi pandangan umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022. Dalam pandangan umumnya, hampir sebagian besar fraksi mengharapkan peningkatan pendapatan khusunya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Plh Bupati Pemalang, Mohammad Sidik, memaparkan, Pemkab Pemalang telah melakukan empat strategi guna meningkatkan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Atasi Kemacetan, Polres Brebes Terjunkan Tim Urai di Jalur Mudik

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Brebes – Memasuki H-3 Lebaran, Jumat (28/3/2025), volume kendaraan pemudik yang masuk wilayah Jawa Tengah melalui Kabupaten Brebes, terus melonjak. Hal itu membuat jajaran Polres Brebes menerjunkan Tim Urai ke jalur mudik, untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di sejumlah titik jalur mudik. Kasatgas Humas OKC 2025, Iptu Indra Prasetyo mengatakan, Tim Urai akan bertugas […]

    Bagikan Ke Teman
  • Cegah Kriminalitas, 39 Napi Asimilasi Dibantu Sembako

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Batang- Bupati Batang, Wihaji, menyerahkan paket sembako kepada narapidana yang mendapat asimilasi dari Kementerian Hukum dan Ham RI, Rabu 22 April 2020. Ini dilakukan agar Napi tidak lagi melakukan kejahatan. Napi tersebut dari Rumah Tahanan Kelas II B Rowobelang, Batang, yang semuanya mereupakan warga Kabupaten Batang. Wihaji mengatakan, berdasarkan rapat tim gugus tugas percepatan […]

    Bagikan Ke Teman
  • Update Covid-19 Pemalang: 3.359 Warga Positif, 2.749 Sembuh

    • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
    • 1Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Hingga akhir Januari 2021, jumlah warga Kabupaten Pemalang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.359 orang. Khusus pekan ke-4 bulan ini, ada penambahan 40 kasus baru. Segala upaya kerja keras Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Tim Satgas Gabungan Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 terus dilakukan, termasuk Pembatasan Kegiatan Masyarakat sampai 8 Februari 2021. Dalam siaran […]

    Bagikan Ke Teman
  • Wow! di Brebes, Ada Pengemis Beli Emas dengan 2 Karung Uang Receh

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • 119Komentar

    PUSKAPIK.COM, Brebes – Media sosial warga Brebes, dihebohkan dengan postingan seorang pengemis tua membeli emas dengan membawa dua karung uang receh hasil memimta minta. Informasi yang dihimpun puskapik.com, Jumat 2 Juli 2021, menyebut, pengemis tersebut bernama Januri (75), warga Desa Baros Kecamatan Ketanggungan Brebes. Dia datang ke Toko Rama untuk membeli perhiasan emas pada Rabu […]

    Bagikan Ke Teman
  • Sejak PPKM, Kasus Corona di Pemalang Menurun

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang, Mohammad Arifin menYATAKAN penerapan PPKM di Kabupaten Pemalang berjalan efektif. Menurutnya hal ini dapat dilihat dari penurunan bed occupancy rate (BOR) pasien Corona di RSUD Pemalang sampai minggu ke 4 di bulan Juli 2021. “Saya baru dapat laporan situasi penanganan Covid di RSUD saat ini sudah plong tidak […]

    Bagikan Ke Teman
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!
expand_less