Buka Ruang Kreativitas, Pemkab Pemalang dan UNICEF Bentuk Gerakan Remaja Hebat

0

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Mewadahi perkembangan dan kreativitas remaja, tim Bappeda Pemalang bersama UNICEF membentuk Showcase Gerakan Remaja Hebat. Remaja-remaja hebat diberi ruang untuk berekspresi dan mengembangkan bakat mereka untuk pembangunan desa.

Kepala Bappeda Pemalang, Sujarwo, menuturkan, program ini terbentuk atas kolaborasi pemerintah Kabupaten (pemkab) Pemalang bersama UNICEF. Sebagai perhatian mereka untuk menampung dan membina pemuda desa di seluruh Kabupaten Pemalang untuk mengembangkan potensi desa.

“Alhamdulillah ini sudah terbentuk dengan beranggotakan pelajar SD, SMP dan SMA bahkan Mahasiswa untuk nantinya diharapkan bisa membantu pembangunan dan kemajuan di desa mereka.” ucapnya saat pembukaan Showcase Gerakan Remaja Hebat di Pendopo Kantor Bupati, Kamis 20 Juli 2023.

“Salah satunya ada di Desa Bantarbolang Kecamatan Bantarbolang sudah ada kemarin yang mampu mengembangkan website desa untuk pelayanan desa digital,” sambungnya.

Sujarwo menjelaskan, program ini menjadi salah satu usaha pemkab Pemalang dalam rangka mengatasi penambahan anak tidak sekolah (ATS) di Pemalang yang mana pemkab menargetkan tahun ini 10 ribu ATS tertangani dan terwadahi.

Dirinya pun mengimbau kepada para kepala desa ataupun lurah untuk bisa melakukan pengajuan pembentukan Gerakan Remaja Hebat di masing-masing desa dengan pengusulan melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) desa dan diajukan ke pemkab agar dalam pendanaannya bisa diberikan.

“Gerakan ini masuk dalam penanganan ATS karena mereka akan lebih terberdaya dan mau untuk bersekolah lagi melalui pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) yang ada. Jadi mereka bisa punya keahlian untuk membantu pembangunan di desa,” kata Jarwo.

Sementara itu, Perwakilan Unicef Jawa Bali, Supriyono Subhi, mengungkapkan, antusiasme dan semangat pemuda di Kabupaten Pemalang sangat besar untuk mengikuti program remaja hebat. Itu dirinya lihat dari salah satu penampilan tari yang dibalut dengan teater berjudul Roro jongrang.

“Mereka berlatih hanya 10 kali tapi sudah bisa melakukan penampilan yang begitu luar biasa, jadi kedepan kita minta desa dapat terus mendampingi para remaja ini. Apalagi sudah ada fasilitator yang bertugas jadi bisa dimanfaatkan agar bakat serta potensi pemuda desa dikembangkan,” pungkasnya.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini