Jasad Izdihar Bocah Tenggelam di Sungai Comal Pemalang Ditemukan

Advertisement

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Jasad Izdihar Najila Basyna (10) yang tenggelam di Sungai Comal Desa Kelangdepok Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang akhirnya ditemukan.

Jasad Izdihar ditemukan dini hari tadi, Senin 25 April 2022, pukul 03.20 WIB setelah terlihat di sekitar Jembatan Gantung Desa Pesantren Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang.

Koordinator TRC-PB BPBD Pemalang, Diki, mengatakan, penemuan jasad Izdihar berawal dari informasi yang diterima Tim Relawan Banser saat melakukan pemantauan di Jembatan Gantung.

“Tim relawan Banser mendapat informasi dari pemancing diduga ada jasad mengambang di aliran Sungai Comal.” tutur Diki kepada Puskapik.com via telepon.

Mendengar informasi tersebut, Tim Relawan Banser kemudian melakukan verifikasi dan benar, jasad Izdihar tampak mengambang melewati Jembatan Gantung.

“Mereka mengikuti jasad sampai ke Dusun Sidomulyo Desa Pesantren menggunakan perahu milik anggota Banser juga.” terangnya.

Hingga akhirnya di sekitar Dusun Karangsambung Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang, Tim Relawan Banser itu menggiring jasad korban (Izdihar) ke tepi sungai.

“Teman-teman dari Tim Relawan Banser langsung menghubungi petugas kami BPBD, PMI, dan aparat untuk melakukan evakuasi.” tandas Diki.

Untuk diketahui, Izdihar Najila Basyna dinyatakan hilang dan tenggelam di Sungai Comal Desa Kelangdepok Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang sejak Rabu sore 20 April 2022 kemarin.

Kepala SAR Semarang, Heru Suhartanto, menceritakan kronologi kejadian tenggelamnya korban (Izdihar Najila Basyna). Saat itu, Rabu sore 20 April 2022, korban bermain di pinggir aliran Sungai Comal bersama 5 temannya.

“Kakinya (korban) terkena kotoran lumpur, ingin membersihkan dengan air aliran Sungai Comal,” jelas Heru.

Naas, korban terpeleset ke Sungai Comal dan tenggelam. Kelima temannya berusaha menolong namun tak berhasil. Saksi, Anggun (11), kemudian melaporkan hal ini kepada keluarga korban.

“Korban seketika terbawa arus tidak bisa berenang akhirnya hanyut tenggelam, korban memakai kaos lengan pendek warna biru dongker dan celana warna pink tinggi badan sekitar 120 sentimeter.” jelasnya.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!