Desa Temuireng Pemalang Dicanangkan Jadi Kampung Relawan Donor Darah

Advertisement

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Belum lama ini Bupati Mukti Agung Wibowo mencanangkan Desa Temuireng Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang sebagai Kampung Relawan Donor Darah.

Dikutip dari siaran pers PMI Pemalang, Jumat 22 April 2022, pencanangan diresmikan Mukti Agung Wibowo seusai kegiatan Salat Tarawih keliiling di Desa Nyamplungsari Kecamatan Petarukan.

Mukti Agung Wibowo mengapresiasi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang untuk program pencanangan kampung relawan donor darah di Desa Temuireng pada Rabu 13 April 2022.

“Ini kali pertama saya mencanangkan kampung relawan donor darah, di Desa Temuireng kecamatan Petarukan ini,” kata Mukti Agung.

Mukti Agung Wibowo berharap nantinya Kampung Relawan Donor Darah ini juga tumbuh dan berkembang di Desa-desa lain di wilayah Kabupaten Pemalang.

“Sehingga ketika teman kita, keluarga kita membutuhkan darah, gampang dan mudah untuk mendapatkan,” ungkapnya.

Seusai memberikan sambutan, Bupati menyerahkan piagam penghargaan dan souvenir bagi pedonor darah 10 kali, pedonor darah tertua dan termuda, serta pendonor terbanyak.

Salah satu warga Desa Temuireng, Kudono, mendapat doorprize khusus berupa Sarung Goyor khas Pemalang karena sudah mendonorkan darahnya sebanyak 66 kali.

Selama acara, PMI Pemalang juga menggelar kegiatan kegiatan donor darah, warga setempat pun berbondong-bondong mendonorkan darahnya. Bupati juga meninjau kegiatan donor darah ini.

“Tetap semangat bapak ibu saudara semua, walaupun di bulan puasa masih menyempatkan diri untuk beribadah lainnya yaitu donor darah, matur suwun, terima kasih.” ungkap Mukti Agung.

Ketua Paguyuban Donor Darah Desa Temuireng, Dirjo, menceritakan pengalamannya yang dikemudian hari menjadi alasan Dirjo mendirikan Paguyuban Kampung Relawan Donor Darah.

“Saat itu ada saudara saya yang sakit dan membutuhkan darah, ke PMI stoknya pas tidak ada, terus mencari orang yang mau untuk donor darah pengganti juga susah sekali,” tuturnya.

Berdasarkan pengalaman itu, Dirjo bersama saudara dan warga akhirnya mendirikan Paguyuban Kampung Relawan Donor Darah di desanya.

Penulis : Eriko Garda Demokrasi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top
error: Konten dilindungi oleh Hak Cipta!!