Minggu, 28 Des 2025
light_mode

Pedagang Tempe di Pemalang Mengeluh, Harga Kedelai Meroket Jelang Ramadhan

  • calendar_month Sel, 29 Mar 2022

PUSKAPIK.COM, Pemalang – Harga kedelai yang tinggi menjelang bulan suci Ramadhan dikeluhkan pedagang tempe. Kondisi ini mereka siasati demi kestabilan dagangan. Minimnya peminat ditengah tingginya biaya produksi menjadi dilema.

Tingginya harga kedelai ini dikeluhkan Prayitno (42), pedagang tempe di Pasar Pagi Pemalang. Dituturkan Prayitno, tingginya harga kedelai ini sejatinya sudah berlangsung lama.

“Udah dari pandemi Covid-19 itu naik-naik terus, dulu per-kwintal itu paling tinggi Rp 600.000, sekarang udah sampai Rp 1.300.000 per-kwintal.” terang Prayitno.

Menurutnya, harga kedelai itu mulai naik signifikan belakangan ini, menjelang bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah. “Sebelum bulan ruwah (Syaban) RP 10.500 per-kilogram, kemarin Rp 13.000.” jelasnya.

Akibat tingginya harga kedelai ini, produksi tempe dan tahu Prayitno pun otomatis berkurang. “Tadinya 75 kilogram per-hari, sekarang paling 40, 35, atau 30 kilogram per-hari.” paparnya.

Diungkapkan Prayitno, harga kedelai yang tinggi sangat timpang dengan minimnya daya jual dan peminat. Kondisi ini tak lain juga diakibat tingginya harga minyak goreng.

“Peminatnya kurang, ya karena keadaan minyak goreng mahal, orang mau beli tempe atau tahu pasti harus ada minyak goreng dulu.” ungkapnya.

Prayitno kadang menghadapi dilema dengan mahalnya biaya produksi dan minimnya pembeli ini. Untuk mensiasati agar tak merugi, ukuran tempe akhirnya dikurangi.

“Kalau tahu per-biji Rp 400 sampai 500, tempe yang lonjong ini Rp 5000 kalau sepi Rp 4000 saya lepas, yang penting jangan sisa, tempe kalau sisa modal gabisa balik.” ujarnya.

Bagikan Ke Teman
  • Penulis: puskapik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Corona, Jumlah Pemudik di Pemalang Turun

    Corona, Jumlah Pemudik di Pemalang Turun

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Terjadi penurunan signifikan jumlah penumpang bus yang masuk ke Pemalang, sejak darurat Covid-19. Dari pantauan puskapik.com, Jumat 27 Maret 2020, di Terminal Induk tipe A Pemalang, terjadi penurunan jumlah pemberangkatan dan kedatangan penumpang. Petugas Teknis Administrasi Terminal Pemalang, Fajar Titis Setianto, menyampaikan, terjadi penurunan dalam minggu terakhir, sejak adanya surat edaran tentang […]

    Bagikan Ke Teman
  • LPJ APBD Pemalang Harus Selesai Tepat Waktu

    LPJ APBD Pemalang Harus Selesai Tepat Waktu

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pemalang – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan Anggaran Pendapata dan Belanja Daerah (APBD) Pemalang, harus diselesaikan tepat waktu dan tepat mutu. Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), segera mengambil langkah-langkah strategis agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Pemalang, Drs H Marton, pada rapat koordinasi pejabat […]

    Bagikan Ke Teman
  • Bupati Brebes Pastikan Penanganan Jembatan Mlayang Lebih Cepat dari Prediksi

    Bupati Brebes Pastikan Penanganan Jembatan Mlayang Lebih Cepat dari Prediksi

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • 0Komentar

    BREBES, puskapik.com – Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menegaskan bahwa penanganan darurat atas ambrolnya Jembatan Mlayang di Kecamatan Sirampog akan dilakukan lebih cepat dari perkiraan. Anggaran tak terduga akan digunakan untuk memastikan akses vital segera pulih, sementara pembangunan jembatan permanen dijadwalkan pada tahun anggaran 2026 setelah perhitungan biaya rampung. “Di tangani besok sudah langsung dikerjakan. […]

    Bagikan Ke Teman
  • Seolah-olah Demokrasi

    Seolah-olah Demokrasi

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2020
    • 0Komentar

    SEPERTINYA kita memang harus belajar banyak tentang demokrasi. Belajar bahwa demokrasi berarti kemerdekaan. Kemerdekaan yang membuat orang bebas mempergunakan pikirannya tanpa adanya campur tangan dalam menentukan pilihan. Sayangnya, suara demokrasi yang terdengar masih saja suara sumbang, suara menyimpang dari para pemainnya (baca; elit). Sementara suporter dan penonton (rakyat) “dipaksa” tertib menyimak, agar simponi demokrasi yang […]

    Bagikan Ke Teman
  • Peringati Hari Pahlawan, Pemkab Pekalongan Gelar Upacara dan Tabur Bunga 

    Peringati Hari Pahlawan, Pemkab Pekalongan Gelar Upacara dan Tabur Bunga 

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • 0Komentar

    PUSKAPIK.COM, Pekalongan – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar serangkaian kegiatan penghormatan untuk mengenang jasa para pahlawan. Kegiatan ini dilangsungkan di dua lokasi, yaitu Alun-alun Kajen dan Taman Makam Pahlawan Bhakti Wiratama di Kecamatan Bojong, pada Minggu (10/11/2024). Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara bendera di Alun-alun Kajen […]

    Bagikan Ke Teman
  • Cuaca Tegal Jumat, 26 Desember 2025 Bikin Keringetan

    Cuaca Tegal Jumat, 26 Desember 2025 Bikin Keringetan

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • 0Komentar

    TEGAL, puskapik.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Maritim Tegal merilis laporan kondisi cuaca Kota Tegal pada Jumat, 26 Desember 2025, pukul 07.00 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, cuaca di Kota Tegal didominasi cerah berawan. Meski matahari cukup terasa di siang hari, awan masih tampak menyelimuti sebagian wilayah. BMKG mencatat suhu udara rata-rata 26,6 […]

    Bagikan Ke Teman
expand_less